BendunganTemplat:SHORTDESC:Bendungan
| Waduk Song Putri | |
|---|---|
| Tujuan | Irigasi |
| Status | Beroperasi |
| Biaya konstruksi | Rp 6,778 miliar |
| Dibangun oleh | Wijaya Karya |
| Didesain oleh | Proyek Bengawan Solo |
| Pemilik | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat |
| Bendungan dan saluran pelimpah | |
| Jenis saluran pelimpah | Ogee |
| Kapasitas saluran pelimpah | 67,5 m3 / detik |
Waduk Song Putri adalah sebuah waduk yang dibangun di Sindukarto, Eromoko, Wonogiri untuk menampung air dari salah satu cucu Bengawan Solo, yakni Sungai Mlati. Waduk ini terutama dimanfaatkan untuk mengairi lahan padi seluas sekitar 500 hektar dan lahan palawija seluas sekitar 1.150 hektar yang terletak di Sumberharjo. Waduk ini mulai diisi pada bulan November 1984 dan diresmikan oleh Presiden Soeharto pada tahun 1985. Air yang tertampung di waduk ini hanya dikeluarkan di musim kemarau. Pada musim kemarau, masyarakat setempat biasanya juga menanam jagung dan kacang tanah di tepi dari waduk ini.[1]