Minggu, 27 September 2026
20:45 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Kamp konsentrasi Bergen-Belsen

Kamp konsentrasi Bergen-Belsen

60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Kamp konsentrasi Bergen-Belsen" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Infotaula de geografia políticaKamp konsentrasi Bergen-Belsen
Kamp konsentrasi Nazi
kamp konsentrasi Suntingan nilai di Wikidata
Bergen-Belsen (de) Suntingan nilai di Wikidata
330px-Bergen_Belsen_Liberation_03.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tempat
osm-intl,12,a,a,323x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Kamp_konsentrasi_Bergen-Belsen&revid=28599645&groups=_c2a12408f505ebf8805ab17ae58c8523bcc5bf30&parser=parsoidKoordinat: 52°45′32.036″N 9°54′25.556″E / 52.75889889°N 9.90709889°E / 52.75889889; 9.90709889 
Negara berdaulatJerman
Negara bagian di JermanNiedersachsen
District of Lower Saxony (en) TerjemahkanCelle Suntingan nilai di Wikidata
NegaraJerman Suntingan nilai di Wikidata
Sejarah
PeresmianApril 1943 Suntingan nilai di Wikidata
KatalogEHRI authority control (en) Terjemahkan: camps/42. Suntingan nilai di Wikidata
Lain-lain
Situs webLaman resmi

Bergen-Belsen (atau Belsen) adalah sebuah kamp konsentrasi Nazi yang sekarang berada di Niedersachsen barat laut Jerman, barat daya kota Bergen dekat Celle. Awalnya didirikan sebagai kamp tahanan perang, pada tahun 1943 bagian itu menjadi kamp konsentrasi. Setelah itu nama tersebut menerapkan menjadi kamp pengungsi yang didirikan di dekatnya, tetapi paling sering dikaitkan dengan kamp konsentrasi. Dari tahun 1941 hingga 1945 hampir 20.000 tahanan perang Rusia dan 50.000 narapidana meninggal di sana, 35.000 tahanan meninggal karena tifus dalam beberapa bulan pertama sejak tahun 1945, tak lama sebelum dan sesudah pembebasan tawanan.[butuh rujukan]

Kamp itu dibebaskan pada tanggal 15 April 1945 oleh British 11th Armoured Division, mereka menemukan sekitar 53.000 tahanan yang kebanyakan dari mereka dalam keadaan kelaparan dan sakit parah, dan 13.000 mayat tergeletak dan dikubur di sekitar kamp. Hal ini didokumentasikan dalam film dan dalam gambar, membuat nama "Belsen" simbol dari kejahatan Nazi secara umum sebagai opini publik di negara-negara Barat pada periode pasca 1945.[butuh rujukan]

Kamp Belsen Sebagai Penjara

Kamp Belsen yang digunakan sebagai penjara, tidak sempat mengalami eksekusi massal karena tentara Inggris sempat membebaskan tempat ini dalam misi mereka. Namun, kamp-kamp lain milik Nazi pernah melakukan eksekusi massal atau setidaknya ribuan tahanan tewas karena kerja paksa dan kekurangan makanan.[butuh rujukan]

Adolf Hitler didorong oleh ide-ide rasis pada inti kepercayaannya, dia tidak menciptakan pandangan anti-Semitisme yang sudah ada di Eropa selama berabad-abad, tetapi ia menggunakannya untuk memenangkan dukungan. Banyak orang Jerman kecewa dengan ketentuan Perjanjian Versailles setelah kekalahan negara mereka dalam Perang Dunia I. Adolf Hitler menawarkan orang Jerman dalam ide ‘kambing hitam’ yang menghadapkan mereka kedalam masalah negara dan kesalahan pemimpinnya, menyalahkan ‘segala sesuatu pada Yahudi‘.[butuh rujukan]

Sejak tahun 1933 ketika Adolf Hitler menjadi Kanselir Jerman, ia mampu membawa semua sumber daya dari negara modern untuk menempatkan ‘anti-Semitisme’. Orang Yahudi secara bertahap kehilangan ‘hukum dan kebebasan’ dari hampir semua hak-hak mereka sebagai warga negara, mulai dari yang dasar dan yang terpenting seperti hak atas pendidikan dan kebebasan kerja, bahkan tidak diizinkan memelihara hewan peliharaan sendiri ataupun memiliki radio. Di samping hukum-hukum ini, boikot atas toko-toko Yahudi dan bisnis, kekerasan kasual terjadi di bawah Nazi dan pendukung mereka.[butuh rujukan]

Setelah invasi Jerman ke Uni Soviet pada tahun 1941, Nazi mengambil alih sebuah wilayah pemukiman Yahudi tradisional hingga mencapai 4 juta orang. Pemimpin Nazi menyusun ‘solusi akhir’ untuk tujuan utama mereka yang disebut ‘masalah Yahudi’. Sejak saat itu, Nazi telah membangun Kamp, beberapa kamp dibangun dengan kamar gas yang dirancang untuk pembunuhan massal. Yahudi di seluruh Eropa, mulai dari Norwegia hingga ke Yunani ‘diburu dan ditangkap’, mereka yang terdaftar kemudian diangkut melalui kereta api dan kemudian dibunuh atau dipaksa bekerja hingga mati. Ketika Jerman kalah perang, setiap usaha dilakukan untuk menghindari kekalahan, dengan kereta api, tentara yang tersisa, dan sumber daya dialihkan untuk mempercepat tugas ini (solusi akhir).[butuh rujukan]

Adolf Hitler mendirikan Kamp pertama (Kamp Konsentrasi Belsen) di Jerman pada tahun 1933 setelah berkuasa. Dia menggunakan kamp tahanan untuk menjaga musuhnya yang dipenjara tanpa melalui pengadilan. Kamp-kamp berikutnya menyusul tak lama setelah itu, biasanya terletak di daerah terpencil atau hutan di bawah penjagaan satuan militer SS (Shützstaffel).[butuh rujukan]

SS memiliki beberapa divisi, salah satunya bertanggung jawab untuk menjalankan pusat kamp-kamp kematian. Nazi Jerman memiliki tiga jenis kamp yang beroperasi diantaranya kamp Buruh (Arbeitslager), seperti Kaiserwald di Latvia dan Malchow di Jerman yang digunakan sebagai tahanan politik dan kerja paksa untuk Pemerintah Jerman. Kamp-kamp pusat seperti Bergen-Belsen dan Dachu, yang digunakan menahanan Yahudi sebagai tenaga kerja gratis untuk negara Jerman dan perusahaan terkait, diantaranyta kamp IG Faber, Kamp Kematian (Death Camps), Sobibor dan Treblinka di Polandia yang didirikan untuk tujuan tunggal, memburu Yahudi.[butuh rujukan]

Korban Kebijakan Nazi

Kamp digunakan untuk memenjarakan orang-orang Yahudi dan korban lain dari kebijakan Nazi. Rencana akhir Hitler untuk membunuh semua orang Yahudi di Eropa yang diberlakukan pada tahun 1941 melalui kamar-kamar yang dibangun dengan saluran gas tersembunyi, terutama dibeberapa kamp ‘kematian’ seperti Auschwitz. Bergen-Belsen (Kamp Belsen) didirikan pada tahun 1943 dan tidak pernah digunakan sebagai kamp kematian, tetapi di sana sangat mengerikan dan kebrutalan. Menjelang akhir perang, ribuan orang Yahudi dievakuasi dari kamp-kamp di Eropa timur dan barat untuk menghindari tentara Soviet yang bergerak maju.[butuh rujukan]

Ada sekitar 40.000 tahanan di Belsen pada bulan April 1945 dan banyak yang sekarat setiap harinya, ribuan orang meninggal tanpa dikubur. Belsen pernah menjadi kamp kematian, menempatkan dan menahan orang Yahudi dari negara-negara Eropa barat. Pada bulan April 1945 jumlahnya membengkak disebabkan kiriman tahanan berjumlah besar, mereka dipaksa berbaris, dibawa melalui kereta api tanpa makanan dan sanitasi. Penulis buku harian Anne Frank meninggal di kamp Belsen pada bulan Maret 1945 (beberapa minggu sebelum kamp dibebaskan sekutu).[butuh rujukan]

Beberapa kamp kematian dibangun sebagai tempat eksekusi, sementara beberapa kamp diubah menjadi ‘kamp konsentrasi’ dan ‘kamp kerja paksa’. Yang paling terkenal adalah kamp Auschwitz yang digunakan sebagai kamp kerja paksa, dan kamp Birkenau terkenal sebagai kamp kematian.[butuh rujukan]

Dunia mengetahui tentang kamp-kamp Hitler bahkan sebelum masa peperangan, tetapi sedikit laporan tentang gambaran penjara yang mengerikan. Dokumen Belsen yang diperoleh tentara Inggris sangat berbeda dengan cerita yang beredar saat ini.[butuh rujukan]

Media

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan