Senin, 19 Oktober 2026
09:08 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Beauprea neglecta

Beauprea neglecta

Bagikan:
Beauprea neglecta
Spesimen awetan Beauprea neglecta, terdiri dari dua cabang dengan daun berwarna cokelat
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Ordo: Proteales
Famili: Proteaceae
Genus: Beauprea
Spesies:
B. neglecta
Nama binomial
Beauprea neglecta

Beauprea neglecta adalah spesies tumbuhan berbunga dalam famili Proteaceae. Tumbuhan ini berupa perdu atau pohon yang merupakan endemik di Kaledonia Baru.

Spesies ini dideskripsikan pada tahun 1968 oleh Robert Virot.[1]

Persebaran

Beauprea neglecta adalah tanaman asli bioma tropis basah di Kaledonia Baru.[2] Tanaman ini ditemukan di hutan dan semak belukar maquis.[3]

Deskripsi

Beauprea neglecta adalah perdu yang tumbuh setinggi 1–3 meter (3,3–9,8 ft), atau pohon dengan tinggi mencapai 6 meter (20 ft). Tumbuhan ini menghasilkan bunga yang sangat kecil, berwarna putih, dan harum, pada perbungaan yang memiliki panjang 6–32 sentimeter (2,4–12,6 in). Spesies ini sangat mirip dengan Beauprea spathulaefolia.[3]

Referensi

  1. ↑ "Beauprea neglecta Virot". ipni.org. Royal Botanic Gardens, Kew. Diakses tanggal 27 Mei 2026.
  2. ↑ "Beauprea neglecta Virot". powo.science.kew.org. Royal Botanic Gardens, Kew. Diakses tanggal 27 Mei 2026.
  3. 1 2 Virot, Robert (1968). Protéacées. Vol. 2. Laboratoire de phanérogamie, Paris. hlm. 48–52.

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik Proteaceae ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan