Jumat, 30 Oktober 2026
13:12 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Bayang-bayang

Bayang-bayang

Bagikan:
250px-Looking_down_from_The_Eiffel_Tower%2C_Paris_8_April_2007.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bayang-bayang dari pengunjung Menara Eiffel, dilihat dari platform pertama

Bayang-bayang terjadi apabila cahaya terhalang sesuatu benda/manusia. Cahaya merambat dalam garis lurus. Bila cahaya terhalang sesuatu benda, timbullah bayangan dari benda penghalang itu.

Jika sumber cahayanya lemah, seperti matahari pada saat berawan, bayangan tidak kentara. Di tempat teduh tidak ada bayang-bayang karena tempat teduh sudah merupakan bayangan sebuah benda yang menghalangi sinar matahari. Kekuatan cahaya menentukan tebal tipisnya bayangan benda itu, jarak sumber cahaya dan jarak benda terhadap benda tertimpa bayangannya juga menentukan panjang dan pendeknya bayangan itu. Panjang bayangan benda ditentukan oleh sudut ketinggian cahaya, sedangkan sumber cahaya yang lain ditentukan oleh jarak benda terhadap titik pusat sumber cahaya.

Besar-kecil bayangan

Apabila suatu benda bergerak mendekati titik pusat cahaya, bayang-bayang benda tersebut akan membesar karena benda tersebut mendekati titik cahaya pada sumber cahaya itu sehingga bayangan benda menjadi lebih besar. Apabila benda menjauhi cahaya, bayang-bayang benda itu pun menjadi kecil karena benda tersebut menjauhi titik sumber cahaya. Hal ini sesuai dengan sifat cahaya yang merambat, cahaya ini merupakan garis lurus menyebar dari satu titik pusat cahaya, contoh sumber cahaya bola lampu, matahari, dan masih banyak sumber cahaya lainnya.

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik fisika ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan