Selasa, 27 Oktober 2026
19:59 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Baung putih

Baung putih

Sejenis ikan baung sungai

Bagikan:
Baung Putih
250px-Hemib_capit_100614-3508_awr.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Baung putih, dari Sabung Tanjakan, Beringin, Sajad, Sambas
Tidak dievaluasi (IUCN 3.1)
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
H. capitulum
Nama binomial
Hemibagrus capitulum
(Popta, 1904)[1]
Sinonim
Daftar
  • Macrones fortis var. capitulum Popta, 1906: 48[2]
  • Bagrus nemurus (non Valenciennes, in Cuvier & Valenciennes, 1840) - Bleeker, 1851: 416
  • Hemibagrus nemurus (non Valenciennes, in Cuvier & Valenciennes, 1840) - Bleeker, 1862: 55, Pl. 69 (in part)
  • Macrones nemurus (non Valenciennes, in Cuvier & Valenciennes, 1840) - Günther, 1864: 80 (in part)
  • Macrones (Hemibagrus) nemurus (non Valenciennes, in Cuvier & Valenciennes, 1840) - Steindachner, 1901: 446
  • Macrones bleekeri Volz, 1903: 556
  • Macrones planiceps (non Valenciennes, in Cuvier & Valenciennes, 1840) - Tweedie, 1936: 19
  • Macrones baramensis (non Regan, 1906) - Hardenberg, 1936: 234
  • Mystus nemurus (non Valenciennes, in Cuvier & Valenciennes, 1840) - Herre & Myers, 1937: 69
  • Mystus baramensis (non Regan, 1906) - Herre & Myers, 1937: 68
  • Aoria nemurus (non Valenciennes, in Cuvier & Valenciennes, 1840) - de Beaufort, 1939: 190
  • Mystus johorensis Herre, 1940: 13, Pls. 7–8
  • Mystus pahangensis Herre, 1940: 14, Pl. 9
  • Macrones wycki (non Bleeker, 1858) - Tweedie, 1940: 70
  • Hemibagrus chrysops Ng & Dodson, 1999: 48
  • Hemibagrus aff. nemurus - Tan & Ng, 2000: 271
  • Hemibagrus cf. nemurus - Kottelat & Widjanarti, 2005: 159
  • Hemibagrus fortis - Ferraris, 2007: 88 (in part)
    Sinonim selengkapnya: Ng & Kottelat 2013[3]
Artikel takson sembarang

Baung putih[4] (Hemibagrus capitulum) atau secara umum disebut baung saja, adalah sejenis ikan berkumis anggota suku Bagridae. Ikan ini sejak lama dikenali secara keliru sebagai Hemibagrus nemurus, nama yang kini hanya dilekatkan bagi taksa dari Pulau Jawa. Baung putih diketahui menyebar di sungai-sungai Pulau Kalimantan, Pulau Sumatra, serta Semenanjung Malaya.[3]

Pengenalan

250px-Hemib_capit_090810-10511_klr.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sisi atas kepala
250px-Hemib_capit_090810-10510_klr.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sisi perut berwarna putih

Ikan baung yang berukuran sedang, panjang tubuh umumnya sekitar 20 cm; namun maksimum yang tercatat mencapai 272 mm SL (standard length, panjang standar). Hemibagrus capitulum terutama dikenali dengan menilik sirip lemaknya yang relatif pendek; pangkal sirip lemak (adipose fin base) ini panjangnya kurang dari setengah jarak antara sirip punggung ke sirip ekor (lk. 12,8–19,5% SL). Tinggi sirip lemak lk. 4,3–6,5% SL (atau, 2,1–4,2 kalinya sama dengan panjang pangkalnya). Sirip punggungnya dengan jari-jari (duri lunak) yang cabang-cabangnya tidak sama panjang; cabang yang lebih depan pada tiap jari-jari lebih panjang dari cabang belakangnya, sehingga bila sirip ini terkembang tepi atasnya terkesan seperti gigi gerigi yang meruncing. Sirip punggung ini bila terlipat, ujungnya mencapai atau melewati awal sirip lemak. Tubuh umumnya berwarna polos cokelat kekuningan, dengan garis memanjang di tengah sisi tubuh berwarna lebih gelap. Kepala agak memipih datar dan lebar, panjangnya antara 27,3–35,2% SL. Sementara lebar kepalanya antara 59–70% HL (head length, panjang kepala).[3]

Garis tengah mata lk. 11–19% HL. Jarak antar mata 27,4–36,9% HL; datar rata tidak mencembung. Misai nasal (dekat hidung) lk. 20,6–55,8% HL; sementara misai maksilar (di ujung bibir atas) antara 192,6–390,3% HL. Tinggi tubuh setentang anus antara 12,3–20,0% SL.[3]

Sirip punggung dengan rumus II (jari-jari keras, duri), 7 (jari-jari lunak); sirip dada I, 7-9; sirip perut i, 5; dan sirip dubur iv, 8-9. Duri sirip punggung kukuh, panjangnya lk. 10,4–17,3% SL, dengan 2-9 gerigi di sisi belakangnya. Duri sirip dada (patil) kukuh, sekitar 13,9–20,8% SL, dengan 6-15 gerigi besar di sisi belakangnya.[3]

Agihan dan ekologi

Baung putih menyebar di sungai-sungai di Kalimantan (Kalbar, Kalteng, Kalsel, Kaltim, Brunei, dan Sarawak); Sumatra (Sumut, Riau (Indragiri), Jambi (Batang Hari), Sumsel (Banyuasin, Ogan)); serta di Semenanjung Malaya, ke utara hingga Provinsi Narathiwat, Thailand. Ikan ini hidup baik di perairan yang mengalir maupun yang menggenang. Bersifat predator, baung putih terutama memangsa krustasea serta ikan-ikan yang berukuran lebih kecil. Baung putih memijah di musim hujan.[3]

Manfaat

Baung putih merupakan ikan konsumsi yang populer; banyak dijual di pasar-pasar, serta dijadikan pelbagai macam masakan di berbagai daerah.

Catatan kaki

  1. ↑ Popta, C.M.L. 1904. "Descriptions préliminaires des nouvelles espèces de poissons recueillies au Bornéo Central par M. le Dr. A. W. Nieuwenhuis en 1898 et en 1900." Notes from the Leyden Museum, 24: 186. (deskripsi awal, sebagai Macrones fortis var.)
  2. ↑ Popta, C.M.L. 1906. "Résultats ichthyologiques des voyages scientifique de Monsieur le Professeur Dr. A. W. Nieuwenhuis dans le centre de Bornéo (1898 et 1900)." Notes from the Leyden Museum, 27: 48, pl. III fig. 9.
  3. 1 2 3 4 5 6 Ng, H.H. & M. Kottelat. 2013. "Revision of the Asian catfish genus Hemibagrus Bleeker, 1862 (Teleostei: Siluriformes: Bagridae)." The Raffles Bulletin of Zoology 2013 61(1): 205–291.
  4. ↑ FishBase: Baung putih

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Hemibagrus capitulum.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan