Senin, 02 November 2026
11:26 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Baronang lingkis

Baronang lingkis

jenis ikan

Bagikan:
Baronang Lingkis
250px-Siganus_canaliculatus%2C_Kampuan.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
S. canaliculatus
Nama binomial
Siganus canaliculatus
(Park, 1797)[2]
Sinonim[3]
  • Chaetodon canaliculatus Park, 1797
  • Amphacanthus guttatus oramin Bloch & Schneider, 1801
  • Siganus oramin (Bloch & Schneider, 1801)
  • Teuthis oramin (Bloch & Schneider, 1801)
  • Amphacanthus dorsalis Valenciennes, 1835
  • Teuthis dorsalis (Valenciennes, 1835)
Artikel takson sembarang

Baronang Lingkis (Siganus canaliculatus) merupakan salah satu jenis ikan baronang yang termasuk dalam genus Siganus dan famili Siganidae.[4] Memiliki ciri-ciri berbentuk pipih dengan warna kulit yang bervariasi, abu-abu kehijauan hingga coklat kuning dengal totol berwarna putih di bagian badannya, dan bersisik tipis. Baronang Lingkis ditemukan di perairan dangkal berkarang dengan tumbuhan alga. Ikan ini dapat dikonsumsi walaupun terdapat racun pada bagian siripnya.[5]

Jenis ikan ini juga terdapat didaerah Papua, Kepulauan Yapen. Masyarakat Yapen sendiri menyebut ikan tersebut dengan nama Mori.[6]

Persebaran

Ikan ini terdapat di Indo-Pasifik Barat: Teluk Persia, Teluk Oman, Pakistan, India, Sri Lanka, Burma, Thailand, Singapura, Malaysia, Indonesia, Papua Nugini, Filipina, Kamboja, Vietnam, Cina Selatan, Taiwan, dan Australia Barat.[5]

Persebaran di Papua

Ikan ini juga dapat ditemukan di perairan Papua Indonesia, salah satunya perairan pesisir Kampung Asai, Kepulauan Yapen. spesies ini ditemukan juga di perairan Kepulauan Padaido, Teluk Cenderawasih, Raja Ampat, Fakfak, Kaimana, dan juga diperairan Teluk Yongsu, Jayapura.[6]

Makanan

Ikan ini tergolong sebagai jenis ikan herbivora dengan makanan utamanya yaitu kelas Bacillariophyceae spesies Nitzchia lorenziana.[7]

Referensi

  1. ↑ Carpenter, K.E.; Lawrence, A. & Myers, R. (2017) [errata version of 2016 assessment]. "Siganus canaliculatus". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2016 e.T46088346A115394869. doi:10.2305/IUCN.UK.2016-3.RLTS.T46088346A46664909.en. Diakses tanggal 23 Juli 2020.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link){{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier (help)
  2. ↑ "WoRMS taxon details - Siganus canaliculatus (Park, 1797)". World Register of Marine Species. Diakses tanggal 18 Juni 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Froese, Rainer and Pauly, Daniel, eds. (2021). "Siganus canaliculatus" di situs FishBase. Versi June 2021.
  4. ↑ "WoRMS - World Register of Marine Species - Siganus canaliculatus (Park, 1797)". www.marinespecies.org. Diakses tanggal 2021-07-31.
  5. 1 2 "Siganus canaliculatus, White-spotted spinefoot : fisheries, aquaculture". www.fishbase.se. Diakses tanggal 2021-07-31.
  6. 1 2 Manangkalangi, Emmanuel (2023). FAUNA IKAN KARANG EKONOMIS PENTING Di Perairan Pesisir Kampung Asai, Kabupaten Kepulauan Yapen (PDF). Manokwari: WWF Indonesia. hlm. 59.{{cite book}}: line feed karakter dalam |title= pada posisi 18Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  7. ↑ "Kebiasaan Makanan Ikan Baronang Lingkis (Siganus canaliculatus Park, 1797) di Perairan Selat Makassar (Food habits of White-Spotted Spinefoot (Siganus canaliculatus Park, 1797) in Makassar Strait) | Jurnal Pengelolaan Perairan" (dalam bahasa American English).{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan