Kamis, 15 Oktober 2026
05:30 WIB
TERKINI
Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus

Mudhar bin Nizar

Bagikan:

Mudhar bin Nizar bin Ma'ad bin Adnan (bahasa Arab:مُضَرْ بن نزار بن مَعْد بن عدنان) adalah kakek buyut ketujuhbelas dari Nabi Muhammad.[1] Anak keturunannya disebut Bani Mudhar atau Arab Mudhariyyah, merupakan salah satu dari dua cabang besar "bangsa Arab utara" (Bani Adnan); bersama cabang lainnya yaitu keturunan Rabi'ah bin Nizar.[1]

Mudhar adalah anak dari Nizar bin Ma'ad bin Adnan. Ia disebutkan mempunyai tiga saudara, yaitu Rabi'ah, Anmar, dan Iyyad.[1] Namanya berasal dari kata madhir (bahasa Arab: sangat putih);[2] kemungkinan karena warna kulitnya atau karena kesukaannya minum susu.[1] Mudhar juga mempunyai nama julukan Mudhar al-Hamra', karena ia memperoleh hadiah (atau warisan) kubah atau unta yang berwarna merah (hamra').[1]

Keturunan Mudhar terbagi menjadi dua kabilah besar; yaitu kabilah keturunan Qais bin 'Ailan bin Mudhar (disebut juga Bani Qais), serta kabilah keturunan Ilyas bin Mudhar (disebut juga Bani Khindif).[1] Salah satu kabilah keturunan dari keturunan Ilyas bin Mudhar ialah Bani Quraisy, yaitu suku asal Nabi Muhammad.[1]

Kabilah Bani Mudhar telah menyebar ke kawasan hulu sungai Tigris dan sungai Eufrat di masa kekuasaan Kekaisaran Sassania, yang mana kawasan pemukiman mereka di bagian barat Al-Jazirah al-Furatiyah (Mesopotamia hulu) dinamakan Diyar Mudhar.[3]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 Ali, Dr Jawwad (2019-02-01). Sejarah Arab Sebelum Islam–Buku 4: Kondisi Sosial - Budaya. Pustaka Alvabet. ISBN 9786232200616.
  2. ↑ Steingass, F. (1993). Arabic-English Dictionary (dalam bahasa Inggris). Asian Educational Services. ISBN 978-81-206-0855-9.
  3. ↑ Strange, Guy Le (2010-01-01). The Lands of the Eastern Caliphate: Mesopotamia, Persia, and Central Asia from the Moslem Conquest to the Time of Timur (dalam bahasa Inggris). Cosimo, Inc. ISBN 978-1-61640-512-0.

Bahan bacaan

  • Almaqhafi, Awwad: Qabayl Wa Biton Al-Arab
  • Almsaodi, Abdulaziz; Tarikh Qabayl Al-Arab
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan