Sabtu, 31 Oktober 2026
19:33 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Banjang bertatah

Banjang bertatah

Bagikan:
Banjang bertatah
250px-Boiga_jaspidea%2C_Jasper_cat_snake.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Di Taman Nasional Khao Luang
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
B. jaspidea
Nama binomial
Boiga jaspidea
250px-Boiga_jaspidea_distribution.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sinonim
Artikel takson sembarang

Boiga jaspidea atau yang umumnya dikenal sebagai banjang bertatah (Jasper cat snake),[2] adalah spesies ular kolubrid yang memiliki taring di belakang mulut dan tergolong jarang ditemukan di seluruh wilayah sebarannya.

Pemerian

Tubuhnya kecil dan ramping, berwarna kemerahan hingga cokelat tua, tetapi bercak hitam dan putih yang mencolok menutupi seluruh tubuh kecuali bagian perut yang berwarna kuning. Selain itu, terdapat garis-garis hitam samar di sisi samping, dan bintik-bintik putih di area ventrolateral. Panjang maksimalnya adalah 1,5 m (4,9 kaki).

Sebaran

Indonesia, Kalimantan, Semenanjung Malaysia, Thailand, dan Vietnam bagian selatan.

Habitat dan perilaku

Banjang bertatah hidup di habitat pepohonan di hutan tropis, dan terkadang di antara semak-semak rendah. Dilaporkan bahwa ular ini bertelur hingga tiga butir di sarang rayap. Hanya sedikit informasi lain yang diketahui tentang ular yang langka ini.

Pola makan

Banjang bertatah memakan tokek dan ular-ular kecil lainnya di alam liar.

Rujukan

  1. ↑ Grismer, L.; Chan-Ard, T. (2012). "Boiga jaspidea". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2012 e.T192018A2028688. doi:10.2305/IUCN.UK.2012-1.RLTS.T192018A2028688.en. Diakses tanggal 7 Januari 2025.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Ular darat Indonesia (Seri 1)". Serpentes di Indonesia.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan