Senin, 26 Oktober 2026
15:31 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Baling-baling cuaca

Baling-baling cuaca

Bagikan:
250px-Cloche_cathedrale_bourges.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Baling-baling cuaca dalam bentuk pelikan dan lonceng di atap Katedral Saint-Etienne Bourges (Prancis)

Baling-baling cuaca atau baling-baling angin adalah alat yang digunakan untuk menunjukkan arah angin. Biasanya digunakan sebagai ornamen arsitektur ke titik tertinggi bangunan. Kata baling-baling berasal dari kata Inggris Kuno fana, yang berarti 'bendera'.

Meskipun sebagian fungsional, baling-baling cuaca umumnya dekoratif, sering menampilkan desain ayam jantan tradisional dengan huruf yang menunjukkan titik-titik kompas. Motif umum lainnya termasuk kapal, panah dan kuda. Tidak semua baling-baling cuaca memiliki petunjuk. Ketika angin cukup kuat, kepala panah atau ayam bujang (atau setara tergantung pada desain yang dipilih) akan menunjukkan arah dari mana angin bertiup.

Bacaan lebih lanjut

  • Bishop, Robert; Coblentz, Patricia (1981), A Gallery of American Weather Vanes and Whirligigs, New York: Dutton, ISBN 9780525931515
  • Burnell, Marcia (1991), Heritage Above: a tribute to Maine's tradition of weather vanes, Camden, ME: Down East Books, ISBN 9780892722785
  • Crépeau, Pierre; Portelance, Pauline (1990), Pointing at the Wind: the weather-vane collection of the Canadian Museum of Civilization, Hull, Quebec: Canadian Museum of Civilization, ISBN 9780660129044
  • Fitzgerald, Ken (1967). Weathervanes & Whirligigs. New York: C. N. Potter.
  • Kaye, Myrna (1975), Yankee Weathervanes, New York: Dutton, ISBN 9780525238591
  • Klamkin, Charles (1973), Weather Vanes: The history, design and manufacture of an American folk art, New York: Hawthorn Books, OCLC 756017

Pranala luar

Media terkait Weather vanes di Wikimedia Commons

Ikon rintisan

Artikel bertopik teknologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan