Selasa, 20 Oktober 2026
06:43 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Bahasa Kalash

Bahasa Kalash

bahasa yang dituturkan di Chitral, Pakistan

Bagikan:
Bahasa Kalasha
Kalashamondr
250px-Kalasha.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dituturkan diPakistan (Distrik Chitral)
WilayahBumburet, Rumbur and Birir, Khyber Pakhtunkhwa
EtnisKalash
Penutur
(5.000 per 2000)[1]
Perincian data penutur

Jumlah penutur beserta (jika ada) metode pengambilan, jenis, tanggal, dan tempat.[2]

Tampilkan klasifikasi manual
Abjad Arab, alfabet Latin
Kode bahasa
ISO 639-3kls
Glottologkala1372
Linguasfer59-AAB-ab
IETFkls
ELPKalasha
Informasi penggunaan templat
Status pemertahanan
Terancam
CRSingkatan dari Critically endangered (Terancam Kritis)
SESingkatan dari Severely endangered (Terancam berat)
DESingkatan dari Devinitely endangered (Terancam)
VUSingkatan dari Vulnerable (Rentan)
Aman
NESingkatan dari Not Endangered (Tidak terancam)
ICHEL Red Book: Severely EndangeredKalasha diklasifikasikan sebagai bahasa terancam berat (SE) pada Atlas Bahasa-Bahasa di Dunia yang Terancam Kepunahan
10
9
8
7
6
5
4
3
2
1
0
EGIDS SIL Ethnologue: C6a VigorousBahasa Kalash dikategorikan sebagai C6a Vigorous menurut SIL Ethnologue, artinya bahasa ini masih dituturkan dan digunakan oleh sebagian wilayah
Referensi: [3][4][5]
20px-Globe_of_letters.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Portal Bahasa
L •B •PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
Cari artikel bahasa
Cari artikel bahasa
 
Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
 
Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Artikel bahasa sembarang
Halaman bahasa acak

Kalasha (juga dikenal dengan nama Kalashamondr) adalah bahasa Indo-Eropa yang dituturkan oleh suku Kalash di Distrik Chitral. Bahasa ini tergolong ke dalam rumpun bahasa Dardik.[6] Diperkirakan terdapat 5.000 penutur bahasa Kalasha.[7]

Bila dibandingkan dengan bahasa-bahasa lain di anak benua India, bahasa Kalasha merupakan bahasa yang paling konservatif seperti bahasa Khowar yang terletak tidak jauh dari wilayah suku Kalash.[8] Bahasa Kalash bahkan lebih konservatif daripada bahasa Khowar karena masih memiliki konsonan berhembus bersuara yang sudah menghilang dari bahasa-bahasa Dardik lainnya.

Catatan kaki

  1. ↑ Kalasha di Ethnologue (ed. ke-18, 2015)
  2. ↑ Ethnologue (dalam bahasa Inggris) (Edisi 25, 19), Dallas: SIL International, ISSN 1946-9675, OCLC 43349556, OL 20243680W, Wikidata Q14790
  3. ↑ "UNESCO Interactive Atlas of the World's Languages in Danger" (dalam bahasa bahasa Inggris, Prancis, Spanyol, Rusia, and Tionghoa). UNESCO. 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 29 April 2022. Diakses tanggal 26 Juni 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "UNESCO Atlas of the World's Languages in Danger" (PDF) (dalam bahasa Inggris). UNESCO. 2010. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 31 Mei 2022. Diakses tanggal 31 Mei 2022.
  5. ↑ "Bahasa Kalash". www.ethnologue.com (dalam bahasa Inggris). SIL Ethnologue.
  6. ↑ Bashir, Elena (2007). Jain, Danesh; Cardona, George (ed.). The Indo-Aryan languages. hlm. 905. ISBN 978-0415772945. 'Dardic' is a geographic cover term for those Northwest Indo-Aryan languages which [..] developed new characteristics different from the IA languages of the Indo-Gangetic plain. Although the Dardic and Nuristani (previously 'Kafiri') languages were formerly grouped together, Morgenstierne (1965) has established that the Dardic languages are Indo-Aryan, and that the Nuristani languages constitute a separate subgroup of Indo-Iranian.
  7. ↑ 1998 Census Report of Pakistan. (2001). Population Census Organization, Statistics Division, Government of Pakistan.
  8. ↑ Georg Morgenstierne. Indo-Iranian Frontier Languages, Vol. IV: The Kalasha Language & Notes on Kalasha. Oslo 1973, hlm. 184, rincian pada hlm. 195-237


Ikon rintisan

Artikel bertopik bahasa ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan