Rabu, 14 Oktober 2026
04:18 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Bagian riil dan imajiner

Bagian riil dan imajiner

Bagikan:
250px-Complex_conjugate_picture.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ilustrasi pada bidang kompleks. Bagian riil dari bilangan kompleks z = x + iy adalah x, dan bagian imajinernya adalah y.

Dalam matematika, jika diketahui bilangan kompleks z = x + iy (yang mana i adalah bilangan imajiner sedang x dan y adalah bilangan riil) maka x disebut bagian riil dan y disebut bagian imajiner dari z.[1]

Bagian riil dari bilangan kompleks z ditulis Re(z) atau ℜ(z) dan bagian imajiner ditulis Im(z) atau ℑ(z), ℜ dan ℑ adalah huruf kapital R dan I dalam huruf gothic. Penulisan tanpa tanda kurung dapat pula digunakan, Re z atau ℜ z dan Im z atau ℑ z, selama tidak ada ambiguitas dalam pembacaan.

Untuk bilangan kompleks dalam bentuk polar, z = ( r , θ ) {\displaystyle z=(r,\theta )} {\displaystyle z=(r,\theta )}, koordinat Kartesiannya adalah z = ( r cos ⁡ θ , r sin ⁡ θ ) {\displaystyle z=(r\cos \theta ,r\sin \theta )} {\displaystyle z=(r\cos \theta ,r\sin \theta )}, atau z = r ( cos ⁡ θ + i sin ⁡ θ ) . {\displaystyle z=r(\cos \theta +i\sin \theta ).} {\displaystyle z=r(\cos \theta +i\sin \theta ).} Hal ini sesuai dengan rumus Euler yang menyatakan z = r e i θ {\displaystyle z=re^{i\theta }} {\displaystyle z=re^{i\theta }}, jadi bagian riil dari r e i θ {\displaystyle re^{i\theta }} {\displaystyle re^{i\theta }} adalah r cos ⁡ θ {\displaystyle r\cos \theta } {\displaystyle r\cos \theta } dan bagian imajinernya adalah r sin ⁡ θ {\displaystyle r\sin \theta } {\displaystyle r\sin \theta }.

Untuk konjugasi bilangan kompleks z ¯ {\displaystyle {\bar {z}}} {\displaystyle {\bar {z}}}, bagian riil dari z {\displaystyle z} {\displaystyle z} sama dengan z + z ¯ 2 {\displaystyle z+{\bar {z}} \over 2} {\displaystyle z+{\bar {z}} \over 2}, dan bagian imajinernya sama dengan z − z ¯ 2 i {\displaystyle {\frac {z-{\bar {z}}}{2i}}} {\displaystyle {\frac {z-{\bar {z}}}{2i}}}.

Kegunaan

Perhitungan fungsi periodik dalam bilangan riil, seperti misalnya grafik arus bolak-balik atau medan elektromagnetik, sebenarnya merupakan penyederhanaan perhitungan bilangan kompleks dengan hanya memperhatikan bagian riil-nya saja.

Dalam bidang kelistrikan, jika tegangan gelombang sinus diberi beban linear (yaitu beban yang nantinya jika tegangannya sinus maka arus yang mengalir berupa gelombang sinus juga), arus listrik I {\displaystyle I} {\displaystyle I} yang mengalir dalam kabel dapat ditulis sebagai bilangan kompleks I = x + j y {\displaystyle I=x+jy} {\displaystyle I=x+jy} (dalam ilmu kelistrikan sering digunakan j sebagai bilangan imajiner karena lambang i biasa digunakan untuk arus listrik). Dalam notasi bilangan kompleks tersebut x adalah "arus sebenarnya" (arus yang timbul ketika ada tegangan) sedang y adalah "arus imajiner" (arus ketika tidak ada tegangan listrik).

Dalam trigonometri, perhitungan sering menjadi lebih mudah dengan memandang fungsi periodik dalam bidang kompleks.

Referensi

  1. ↑ Aufmann, Richard N.; Barker, Vernon C.; Nation, Richard D. (2007). College Algebra and Trigonometry (Edisi 6). Cengage Learning. hlm. 66. ISBN 0618825150., Chapter P, p. 66
  • Conway, John B., Functions of One Complex Variable I (Graduate Texts in Mathematics), Springer; 2 edition (September 12, 2005). ISBN 0-387-90328-3.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan