Minggu, 18 Oktober 2026
22:01 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Baekgyeol

Bagikan:

Baekgyeol (411-?) adalah pemain musik dari Silla.[1][2] Nama aslinya adalah Park Mun-ryang 박문량 (朴文良),[2] tetapi lebih dikenal dengan nama Baekgyeol, pemusik legendaris dalam sejarah Korea. Alat musik yang membuat namanya terkenal adalah alat musik dawai bersenar tujuh, gayageum.[1] Alat musik ini diperkenalkan ke Silla dari negara tetangganya, Goguryeo.

Kehidupan

Baekgyeol lahir pada tahun 411. Ia merupakan putra dari Park Je-sang diplomat Silla yang gugur dalam bertugas di Jepang.[2] Baekgyeol ditinggal sang ayah dan hidup bersama ibu.

Baekgyeol tidak tertarik untuk bekerja dan menghabiskan seumur hidupnya hanya bermain alat musik.[1] Namanya adalah kependekan dari kalimat hyeonsun baekgyeol yang bermakna baju compang-camping karena miskin. Bahkan, ia memakai baju yang sama lebih dari 100 kali. Namun begitu, ia terus bermain geomungo dan mengekspresikan perasaannya lewat lagu.[1]

Keahlian Baekgyeol memainkan geomungo menjadi legenda karena ia bisa memainkan musik menirukan suara penggilingan.

Baekgyeol menciptakan sebuah lagu berjudul Banga Taryeong ("Lagu Penggilingan") pada saat istrinya menangis karena tidak ada uang untuk membeli beras. Pada saat itu orang-orang sibuk membuat kue beras untuk menyambut tahun baru dengan menggiling dan menumbuk adonan beras. Lagu ciptaan Baekgyeol lama kelamaan tersebar ke pelosok negeri dan menjadi terkenal, terutama di kalangan rakyat miskin yang merasa terhibur dengan musiknya.

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 3 4 (Inggris) Silla’s Geomungo Master Baek Gyeol Diarsipkan 2010-11-05 di Wayback Machine, KBS World. 2-11-2010.
  2. 1 2 3 (Korea)백결선생, encykorea.aks.ac.kr. 1-06-2016.


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan