Sabtu, 03 Oktober 2026
03:09 WIB
TERKINI
Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri
Badai Flora

Badai Flora

Bagikan:
250px-Flora_1963_track.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jalur pergerakan Badai Flora 1963.

Badai Flora adalah salah satu siklon tropis Atlantik paling mematikan dalam catatan sejarah, dengan total korban mencapai 7.000 jiwa. Siklon tropis ketujuh dalam musim siklon tropis Atlantik 1963 ini berkembang dalam bentuk gangguan di Intertropical Convergence Zone pada 26 September, 1.215 km barat daya Tanjung Verde. Setelah beberapa hari aktivitas lemah, pada 29 September, badai ini dengan cepat mencapai status badai tropis. Flora terus menguat hingga mencapai Kategori 3 sebelum bergerak melalui Kepulauan Windward dan Tobago dan mencapai kecepatan angin lestari maksimum (maximum sustained winds) 230 km/jam di Laut Karibia. Badai menghantam barat daya Haiti dengan intensitas mendekati puncak, berbelok ke barat, dan melanda Kuba selama empat hari sebelum berbelok ke timur laut. Flora melewati Bahama dan bergerak dipercepat terus ke timur laut menjadi siklon ekstratropis pada 12 Oktober 1963.

Ikon rintisan

Artikel bertopik meteorologi dan klimatologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan