Senin, 26 Oktober 2026
10:01 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung

B. Andoeska

Bagikan:
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (November 2022)

B. Andoeska (lahir 11 Februari 1948) adalah seorang komponis lagu Indonesia. Ia adalah spesialis pencipta lagu-lagu pesanan dari Bupati dan Wali kota. Ia mempunyai suku Tanjung. Orang tuanya bernama Syamsudin dan Saima. Oleh orang tuanya, ia diberi nama Baharudin. Adapun Andoeska adalah singkatan dari Anak Dusun Kota Anau.[1]

B. Andoeska tidak dilahirkan dalam keluarga seniman meskipun di masa SD pria yang selalu tampil necis dan elegan ini sudah hafal not dan tangga nada, serta menguasai banyak lagu. Namun, di usia kanak-kanak itu ia bercita-cita menjadi pelukis. Meskipun di usia belia Baharudin gemar melukis, ia sudah pandai membaca not pada kelas tiga SD. seseorang yang bisa di katakan berotak encer, sebab apa yang di ajarkan guru keseniannya langsung lengket di kepalanya. “Bukan karena pintar bung, tetapi saya lebih mencurahkan perhatian dibandingkan murid yang lain. Itu saja masalahnya” katanya merendah.

Baharudin kecil mengasah kemampuannya menguasai notasi dan tangga nada secara otodidak. Ia belajar not, motif, tempo, atau bendera berdasarkan lagu-lagu Nuskan yang sudah dikuasainya. Ia cepat menyimpulkan sebuah format lagu. Kalau senandung lagu, motif, dan tempo lagu seperti ini, ternyata notasi, bar lagu, dan nilai bendera lagu itu begini. “Ooo baitu, pandai lo den mah” kata Andoeska ketika menemukan resep notasi tersebut. Tahun 1961, ketika Andoeska berumur 13 tahun, ia melahirkan ciptaannya yang pertama berjudul Siti Risani.[1]

Referensi

  1. 1 2 Taher, Agusli (2016). Perjalanan Panjang Musik Minang Modern. Jawa Barat: LovRinz Publishing. hlm. 183. ISBN 978-602-6330-35-2.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan