Rabu, 21 Oktober 2026
08:31 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Astrophytum capricorne

Astrophytum capricorne

Bagikan:
Astrophytum capricorne
250px-%28MHNT%29_Astrophytum_capricorne_-_Serres_du_Museum_de_Toulouse.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Ordo: Caryophyllales
Famili: Cactaceae
Subfamili: Cactoideae
Genus: Astrophytum
Spesies:
A. capricorne
Nama binomial
Astrophytum capricorne
(A.Dietr.) Britton & Rose

Astrophytum capricorne, atau kaktus tanduk kambing (bahasa Inggris: goat's horn cactus), adalah spesies tumbuhan berbunga dalam keluarga kaktus Cactaceae, yang berasal dari wilayah Coahuila di Meksiko Utara.[2] Tumbuh hingga 50 sentimeter (20 in) tingginya dengan lebar 10 sentimeter (3,9 in) dalam bentuk bulat atau oval, tanaman ini berwarna hijau keabu-abuan dengan 7 hingga 9 rusuk yang menonjol, duri panjang yang melintir, serta bunga berwarna kuning dengan bagian tengah berwarna merah pada musim panas.[3]

Nama umum "kaktus tanduk kambing" sesuai dengan identitas spesiesnya, yakni capricorne (capri yang berarti "kambing" dan corne yang berarti "tanduk")[4] yang merujuk pada duri melengkung yang konon menyerupai tanduk kambing.[2]

Spesies ini ditetapkan sebagai berisiko rendah (least concern)[1] oleh IUCN karena tersebar luas di Gurun Chihuahua.

Budidaya

Spesies ini dibudidayakan, biasanya dari biji, sebagai tanaman hias karena menghasilkan bunga kuning yang besar dan menarik dengan bagian tengah berwarna merah.[2] Beberapa kultivar memiliki bintik-bintik putih pada tubuh tanaman, sementara yang lain tidak memiliki fitur tersebut.[5] Meskipun toleran terhadap suhu dingin, tanaman ini harus ditanam di tempat yang hangat dan terlindung dari suhu beku selama musim dingin. Tanahnya harus miskin hara, bersifat alkali, dan memiliki drainase yang sangat baik. Alternatifnya, tanaman ini dapat ditanam di dalam pot di bawah kaca dengan kompos kaktus. Dalam budidaya di Britania Raya, Astrophytum capricorne telah mendapatkan penghargaan Award of Garden Merit dari Royal Horticultural Society.[3]

250px-Astrophytum_capricorne_160988.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Astrophytum capricorne saat berbunga
250px-Astrophytum_crassispinum.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Astrophytum capricorne var. crassispinum
250px-Astrophytum_senile_2.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Astrophytum capricorne var. senile

Varietas dan kultivar yang menonjol meliputi:

Bacaan lebih lanjut

Mandujano, Maria; Bravo, Yolotzin; Verhulst, Johannes; Carrillo-Angeles, Israel; Golubov, Jordan (Feb 2015). "The population dynamics of an endemic collectible cactus". Acta Oecologica. 64: 1–7. Bibcode:2015AcO....63....1M. doi:10.1016/j.actao.2014.12.004.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Referensi

  1. 1 2 Fitz Maurice, B.; Sotomayor, M.; Fitz Maurice, W.A.; Hernández, H.M.; Smith, M. (2017). "Astrophytum capricorne". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2017 e.T152404A121473566. doi:10.2305/IUCN.UK.2017-3.RLTS.T152404A121473566.en. Diakses tanggal 11 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 4 "Astrophytum capricorne". www.cactus-art.biz. Diakses tanggal 2017-03-11.
  3. 1 2 "RHS Plantfinder - Astrophytum capricorne". Royal Horticultural Society. Diakses tanggal 12 Januari 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Astrophytum capricorne (A. Dietrich) Britton & Rose | ISI 2016". www.huntington.org (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2016-08-20. Diakses tanggal 2017-03-11.
  5. ↑ "Astrophytum capricorne - Goat's Horn Cactus | World of Succulents". World of Succulents (dalam bahasa American English). 2013-05-07. Diakses tanggal 2017-03-11.

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik Cactaceae ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan