Rabu, 21 Oktober 2026
01:55 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari

Astra Credit Companies

perusahaan asal Indonesia

Bagikan:
PT Astra Sedaya Finance
Nama sebelumnyaPT Rahardja Sedaya (1982-1989)
PT Rahardja Sedaya Finance (1989-1990)
JenisPerseroan terbatas
IndustriJasa keuangan
Wilayah yang dilayani
Indonesia
Tokoh kunci
Hendry Christian Wong[1]
(Direktur Utama)
Rudy[2]
(Komisaris Utama)
Layanan
  • Pembiayaan mobil baru dan bekas
  • Pembiayaan perjalanan wisata, umroh, pendidikan, pernikahan, perawatan kesehatan, renovasi rumah, dan modal usaha
  • Pembiayaan peralatan industri
PendapatanKenaikan Rp 6,636 triliun (2023)[3]
Kenaikan Rp 2,396 triliun (2023)[3]
Kenaikan Rp 1,887 triliun (2023)[3]
Total asetKenaikan Rp 39,851 triliun (2023)[3]
Total ekuitasKenaikan Rp 9,373 triliun (2023)[3]
PemilikPT Astra International Tbk (46,87%)
PT Garda Era Sedaya (28,13%)
PT Sedaya Multi Investama (25%)
Jumlah karyawan
Kenaikan 4.150 (2023)[3]

PT Astra Sedaya Finance (berbisnis dengan nama Astra Credit Companies atau ACC) adalah sebuah perusahaan pembiayaan yang berkantor pusat di Jakarta. Untuk mendukung kegiatan bisnisnya, hingga akhir tahun 2023, perusahaan ini memiliki 76 kantor cabang yang tersebar di seantero Indonesia.

Perusahaan ini merupakan bagian dari Astra Group.[3][4]

Sejarah

Perusahaan ini didirikan pada bulan Juli 1982 dengan nama PT Rahardja Sedaya untuk menjual produk dari Astra International. Pada tahun 1989, nama perusahaan ini diubah menjadi PT Rahardja Sedaya Finance dengan bisnisnya juga diubah menjadi pembiayaan mobil dan alat berat. Pada tahun 1990, nama perusahaan ini kembali diubah menjadi seperti sekarang.

Pada tahun 1992, General Electric membeli 47% saham perusahaan ini. Pada tahun 2010, Astra International mengakuisisi 47% saham perusahaan ini yang dipegang oleh General Electric. Pada tahun 2012, perusahaan ini menjadi perusahaan pembiayaan pertama yang meluncurkan obligasi di Bursa Efek Indonesia. Pada tahun 2014, Bank Permata mengakuisisi 25% saham perusahaan ini. Pada tahun 2015, perusahaan ini meluncurkan layanan pembiayaan perjalanan wisata. Setahun kemudian, perusahaan ini juga meluncurkan layanan pembiayaan modal kerja, pembiayaan properti, dan pembiayaan pendidikan.

Pada tahun 2018, Bank Permata menjual 25% saham perusahaan ini ke Astra International dan Sedaya Multi Investama.[5] Pada tahun 2021, perusahaan ini membuka kantor cabang syariah pertamanya di Aceh.[3][4]

Grup

Pada tahun 1990, perusahaan ini mulai memegang minoritas saham dari sejumlah perusahaan pembiayaan milik Astra International, seperti PT Astra Auto Finance, PT Swadharma Bhakti Sedaya Finance, PT Pratama Sedaya Finance, dan PT Staco Estika Sedaya Finance. Pada tahun 1994, perusahaan-perusahaan tersebut mulai menggunakan nama dagang Astra Credit Companies (ACC), termasuk perusahaan ini.

Pada bulan November 2016, nama PT Pratama Sedaya Finance diubah menjadi PT Pratama Sadya Sadana dengan bisnisnya juga diubah menjadi penagihan kredit.[6] Pada bulan April 2021, nama PT Staco Estika Sedaya Finance diubah menjadi PT Cipta Sedaya Digital Indonesia dengan bisnisnya juga diubah menjadi pengelolaan pusat operasi digital.[7]

Referensi

  1. ↑ "Dewan Direksi". PT Astra Sedaya Finance. Diakses tanggal 3 April 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Dewan Komisaris". PT Astra Sedaya Finance. Diakses tanggal 3 April 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 3 4 5 6 7 8 "Laporan Tahunan 2023" (PDF). PT Astra Sedaya Finance. Diakses tanggal 3 April 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. 1 2 "Sekilas Perusahaan". PT Astra Sedaya Finance. Diakses tanggal 3 April 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Yudistira, Galvan (30 Mei 2018). "Bank Permata jual 25% saham Astra Sedaya Finance Rp 2,8 triliun". Kontan. Diakses tanggal 22 Juli 2024.
  6. ↑ Tobing, Mona (3 November 2016). "ACC restrukturisasi lima anak usaha". Kontan. Diakses tanggal 26 Juli 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ Mahadi, Tendi (22 April 2021). "Staco Estika Sedaya Finance berubah menjadi perusahaan layanan digital". Kontan. Diakses tanggal 26 Juli 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Otomotif
120px-ASTRA_international.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jasa keuangan
Lainnya
Perusahaan patungan
Ikon rintisan

Artikel bertopik perusahaan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan