Minggu, 04 Oktober 2026
17:38 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya
Aspleniaceae

Aspleniaceae

Bagikan:
Aspleniaceae
250px-Asplenium_fragilis.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Cysopteris fragilis syn. Asplenium fragilis
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Divisi:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Aspleniaceae
Genera
Artikel takson sembarang

Aspleniaceae merupakan salah satu suku anggota tumbuhan paku (Pteridophyta) yang tergolong dalam bangsa paku sejati yang terbesar (Polypodiales). Anggota-anggotanya dicirikan dengan ental yang relatif kaku, berdaun agak tebal, sori terletak di sisi bawah helai daun dan tersembunyi di balik "lipatan" yang berada tepat pada urat-urat daun yang menyirip.

Ahli perpakuan (pteridologi) umumnya sekarang sepakat bahwa suku ini beranggotakan satu sampai tiga marga saja (Asplenium, Hymenasplenium, dan Phyllitis), karena banyak anggotanya yang mampu dengan mudah bersilang. Hasil kajian filogenetik dari Murukami et al. (1999) menunjukkan bahwa genus Camptosorus dan Neottopteris dapat digabungkan ke dalam genus Asplenium, tetapi mempertahankan Hymenasplenium (termasuk Boniniella) dan Phyllitis sebagai marga/genus yang terpisah.

Salah satu anggotanya adalah tanaman hias populer paku sarang burung (A. nidus).

250px-Asplenium_dimorphum.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Asplenium dimorphum


Ikon rintisan

Artikel bertopik tumbuhan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan