Selasa, 03 November 2026
21:25 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Asdy Narang

Asdy Narang

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Asdy Narang" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(November 2023)
60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebagian besar atau seluruhnya berasal dari satu sumber. Diskusi terkait dapat dibaca pada halaman pembicaraan. Tolong bantu untuk memperbaiki artikel ini dengan menambahkan rujukan ke sumber lain yang tepercaya.
artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. Tidak ada alasan pembersihan diberikan. Silakan kembangkan artikel ini semampu Anda. Merapikan artikel dapat dilakukan dengan wikifikasi atau membagi artikel ke paragraf-paragraf. Jika sudah dirapikan, silakan hapus templat ini. (Januari 2026) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)

Asdi Narang (lahir 19 Maret 1976)[1] adalah anggota DPR RI dari fraksi partai PDI Perjuangan. Asdi berasal dari keluarga politikus. Ia adalah salah satu dari tiga orang kerabat dari Agustin Teras Narang, mantan Gubernur Kalimantan Tengah yang terpilih menjadi anggota legislatif di tingkat DPR RI maupun DPRD, selain kerabatnya yang lain yaitu Atu Narang dan Aris Narang.

250px-KPU_Asdy_Narang.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Atu Narang adalah kakak kandung Teras, dia terpilih kembali menjadi anggota DPRD Provinsi Kalteng. Atu sebelumnya sudah menjabat Ketua DPRD Provinsi Kalteng. Aris Narang, yang merupakan anak sulung Atu juga terpilih menjadi anggota legislatif DPRD Tingkat I. Bahkan untuk jumlah perolehan suara calon anggota DPRD tingkat provinsi, Aris memperoleh suara terbanyak dengan 14 ribu lebih pemilih. Kemudian adik dari Aris, yaitu Asdi Narang, berhasil duduk sebagai anggota legislatif di DPR RI.

Meski memiliki latar keluarga politikus, Asdi tetap bersikap profesional. Dia menunjukkan ketegasannya ketika Rapat Dengar Pendapat (RDP) KPK-Komisi III tahun 2010. Saat itu, dia menegur Wakil Ketua KPK Chandra M Hamzah lantaran memainkan ponselnya ketika salah satu anggota Komisi III mengajukan pertanyaan.[2]

Referensi

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi politikus Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan