Arsitektur Istanbul mendeksripsikan percampuran struktur besar yang merefleksikan beberapa pengaruh yang membuat tanda mendalam dalam seluruh distrik di kota tersebut. Bagian kuno dari kota tersebut sebagian masih dikelilingi oleh Tembok Konstantinopel, yang didirikan pada abad ke-5 oleh Kaisar Theodosius II untuk melindungi kota tersebut dari invasi. Arsitektur di dalam kota tersebut berisi bangunan-bangunan, patung-patung, dan konstruksi-konstruksi fungsional yang berasal dari sumber Bizantium, Genoa, Utsmaniyah, dan Turki modern. Kota tersebut memiliki beberapa entitas yang siginifikan secara arsitektural. Sepanjang sejarah panjangnya. Istanbul memegang reputasi untuk perpaduan budaya dan etnis. Sebagai hasilnya, terdapat beberapa masjid, gereja, sinagoge, istana, kastil dan menara bersejarah yang dapat dikunjungi di kota tersebut.
Arsitektur Istanbul
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA)
Baca Selengkapnya di Wikipedia