Kamis, 29 Oktober 2026
17:20 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Ars Poetica (Horace)

Ars Poetica (Horace)

Bagikan:
250px-HoratiusDeArtePoetica.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ilustrasi Ars Poetica atau Epistola ad Pisones, karya Horatius tentang seni penulisan puisi dan drama.

Ars Poetica (Seni Puisi) adalah salah satu karya Quintus Horatius Flaccus atau sering disebut Horace yang ditulis pada waktu 19 SM[1] dalam bentuk sebuah buku puisi satir. Selain dikenal dengan sebutan Ars Poetica, karya ini juga dikenal dengan nama lain yaitu Epistle to the Pisos (Surat Untuk Pisos). Puisi ini ditulis dengan bahasa Latin oleh Horance yang berisi tentang hubungan sebuah estetika yang dihargai dan manusia. Muncul anggapan bahwa karya ini diperuntukkan sebagai nasihat para penyair lain tentang teori berbagai masalah seni mengenai penerjamahan, pengaruh emosional, dan bahaya dalam menulis sebuah puisi (juga drama).[2] Ars Poetica dianggap sebagai salah satu karya paling awal dalam genre kritik sastra.

Karya

Menurut Horace, karya ini merupakan sebuah puncak tertinggi dalam masa berkariernya di bidang sastra dan musik. Tercatat bahwa Ars Poetica merupakan sebuah karya puisi terpanjang milik Horace selama dia berkarier sebagai seniman.[3] Pada puisi ini, Horace berhasil menulis sebanyak 476 baris bait, yang kemudian dibagi menjadi 14 bagian. Beberapa tema yang dapat ditemukan di dalam puisi meliputi kesatuan dan harmoni, tujuan pengarang, kepatuhan terhadap tradisi, konsistensi, penokohan, gaya dan meteran, serta kejeniusan. Umumnya, karya semacam ini akan ditampilkan dalam bentuk prosa.[4]

Latar belakang

Ars Poetica pada dasarnya dibuat untuk dikirimkan pada Lucius Calpurnius Piso dan dua anaknya, yang memiliki keinginan menjadi seorang penyair. Puisi yang dibagi menjadi beberapa bagian bagian tersebut, masing-masing berisi nasihat dan ilustrasi mengenai tradisi klasik sastra kuno. Berbeda dengan para pendahulunya seperti Plato dan Arstoteles, ilmu yang dibagikan berdasarkan hasil praktik. Dia mencoba membagikan sudut pandangnya yang tinggi sebagai seorang penyair terhadap puisi.[5]

Referensi

  1. ↑ "Horace's Ars Poetica summary". Thinking Literature (dalam bahasa American English). 2023-05-12. Diakses tanggal 2023-11-24.
  2. ↑ "Ars poetica | Roman Poetry, Odes, Satires | Britannica". www.britannica.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-11-24.
  3. ↑ Horace (2014). Satire ; Epistles ; the art of poetry. English: Harvard University Press.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ Foundation, Poetry (2023-11-24). "Ars Poetica by Horace". Poetry Foundation (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-11-24.
  5. ↑ "Ars Poetica Summary and Study Guide". SuperSummary (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-11-24.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan