Rabu, 28 Oktober 2026
23:43 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Arma Christi

Arma Christi

Bagikan:
250px-Christ_as_Man_of_Sorrows_between_Four_Angels.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kristus sebagai Orang yang penuh kesengsaraan di antara Empat Malaikat, engravir karya Master E. S., ca 1460
250px-Passion-instruments.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Alat-alat masa kesengsaraan. Kiri ke kanan: salin dari pencuri yang bertobat Dismas, tangga lipat, bunga karang, palu, para malaikat, Salib Kristus, ayam jantan, bintang, penjepit, tangga lipat, tombak, salib dari pencuri yang keras kepala Gestas, dan dua tanaman hisop yang tumbuh dari tanah (église Saint-Pierre de Collonges-la-rouge).

Arma Christi ("Senjata-senjata Kristus"), atau Alat-alat Masa Sengsara, adalah barang-barang yang diasosiasikan dengan Masa Sengsara Yesus dalam simbolisme dan seni rupa Kristen. Mereka tampak sebagai lambang dalam esensi heraldik, dan juga sebagai senjata yang dipakai oleh Kristus untuk mengalahkan Setan.

Catatan

Referensi

  • Schiller, Gertrud, Iconography of Christian Art, Vol. II, 1972 (English trans from German), Lund Humphries, London, ISBN0-85331-324-5

Bacaan tambahan

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan