Sabtu, 10 Oktober 2026
01:11 WIB
TERKINI
Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah

Arca Anusapati

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks yang sudah ada. (Februari 2023) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)


Arca Anusapati adalah patung batu paduka Anusapati sebagai salah satu koleksi Hindia Belanda adalah koleksi awal Museum Tropen. Bila Museum ini dipindahkan, tidak ada rencana untuk mengembalikan barang-barang Indonesia ke Tanah Air.

Arca Anusapati adalah Sri Bhatara Anusapati (memerintah pada tahun 1227-1248 versi Nagarakretagama), raja kedua Kerajaan Singasari sebagai reinkarnasi Mahadewa Siwa, bersemayam. Semestinya patung dari batu andesit setinggi 123 sentimeter itu bermukim di dalam Candi Kidal di Desa Rejokidal, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, sekitar 20 kilometer ke arah timur dari Kota Malang, Jawa Timur.

Versi Nagarakretagama

Anusapati adalah putra Ranggah Rajasa Sang Girinathaputra, pendiri Kerajaan Tumapel ( putra Ken Arok, karena Nagarakretagama tak pernah menyebut adanya tokoh Tunggul Ametung ). Dikisahkan di naskah ini Sri Bhatara Anusapati memerintah Singaasari atau Singosari sejak tahun 1227 dengan tenang. Seluruh tanah Jawa aman dan tunduk padanya sampai Anusapati wafat tahun 1248 dan digantikan putranya, Wisnuwardhana, alias Ranggawuni. Untuk menghormati arwah Anusapati didirikan Candi Kidal, di mana beliau dipuja sebagai Mahadewa Siwa.

Nagarakretagama ditulis pada pertengahan masa kejayaan Majapahit (tahun 1365). Uraian Nagarakretagama cenderung lebih dipercaya daripada Pararaton, karena waktu penulisannya jauh lebih awal. Jika Pararaton menulis Anusapati mati dibunuh Tohjaya, maka Nagarakretagama menulis Anusapati mati secara wajar (Anusapati membunuh ayahnya sendiri adalah Ken Arok). Diduga Nagarakretagama tak menceritakan pembunuhan Anusapati karena Nagarakretagama merupakan naskah pujian untuk keluarga Hayam Wuruk.

Pembunuhan Anusapati yang merupakan leluhur Hayam Wuruk bisa dianggap aib. Nama Anusapati tak pernah dijumpai dalam prasasti apa pun, sedang nama Tohjaya ditemukan dalam prasasti Mula Malurung tahun 1255 ( tujuh tahun setelah kematian Anusapati ) menjadi raja Kadiri menggantikan adiknya, Guningbhaya (berita Pararaton bahwa Tohjaya adalah raja Tumapel / Singasari itu keliru. Jika Tohjaya benar melakukan kudeta disertai pembunuhan, maka sasarannya Guningbhaya ).

Rujukan

  1. ^ "Anusapati yang Tak Akan Dilepas". Diarsipkan dari versi asli tanggal 27 Januari 2014
  2. https://tirto.id/sejarah-anusapati-versi-pararaton-raja-singasari-pembunuh-ken-arok-gip7
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan