Kamis, 08 Oktober 2026
14:13 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Putusan Arbitrase Wina Kedua

Putusan Arbitrase Wina Kedua

Bagikan:
Putusan Arbitrase Wina Kedua
330px-TelekiCsakySegundoArbitrajeDeViena.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Menteri Luar Negeri Hungaria István Csáky menandatangani perjanjian
Ditandatangani30 Agustus 1940
LokasiWina
PenandatanganJerman Nazi Jerman
Kerajaan Italia (1861–1946) Italia
Kerajaan Hungaria Hungaria
Kerajaan Rumania Rumania

Putusan Arbitrase Wina Kedua adalah putusan yang menyelesaikan sengketa wilayah antara Hungaria dengan Rumania. Pihak yang menjadi penengah dalam sengketa ini adalah Jerman Nazi dan Kerajaan Italia. Putusan ini dikeluarkan pada tanggal 30 Agustus 1940 dan hasilnya wilayah Transilvania Utara (termasuk seluruh Maramureș dan sebagian wilayah Crișana) diberikan kepada Hungaria.[1]

Sebelumnya, Hungaria telah mengklaim wilayah seluas 69.000 km² dengan penduduk sebesar 3.803.000 jiwa (hampir sepertiga di antaranya adalah orang Rumania). Pemerintah Jerman dan Italia mengusulkan arbitrase untuk menyelesaikan sengketa. Rumania menerima tawaran ini dan Menteri Luar Negeri Jerman Joachim von Ribbentrop dan Menlu Italia Galeazzo Ciano bertemu pada tanggal 30 Agustus 1940 di Istana Belvedere, Wina. Keduanya mengurangi permintaan Hungaria menjadi 43.492 km² dengan jumlah penduduk sebesar 2.667.007 jiwa. Dewan Kerajaan Rumania bertemu pada tanggal 30-31 Agustus dan mereka memutuskan untuk menerima hasil arbitrase ini.

Hasil putusan arbitrase ini dibatalkan oleh Komisi Sekutu melalui persetujuan gencatan senjata dengan Rumania pada tanggal 12 September 1944. Hal ini dilakukan setelah terjadinya kudeta Raja Mihai yang membuat Rumania bergabung dengan Sekutu. Maka dari itu, Rumania sempat bertempur melawan Jerman Nazi dan berhasil merebut kembali Transilvania Utara. Perjanjian Perdamaian Paris 1947 kemudian menegaskan kembali perbatasan Rumania-Hungaria yang telah ditetapkan oleh Perjanjian Trianon 27 tahun sebelumnya.

Referensi

  1. ↑ Árpád E. Varga, Transylvania's History Diarsipkan 2017-06-09 di Wayback Machine at Kulturális Innovációs Alapítvány.
  • Árpád E. Varga. Erdély magyar népessége 1870-1995 között. Magyar Kisebbség 3-4, 1998, pp. 331–407.
  • Gh.I. Bodea, V.T. Suciu, I. Pușcaș. Administrația militară horthystă în nord-vestul României, Ed. Dacia, 1988.
  • Maria Bucur. Treznea. Trauma, nationalism and the memory of World War II in Romania, Rethinking History, Volume 6, Number 1, April 1, 2002, pp. 35–55. DOI:10.1080/13642520110112100
  • Giurescu, Dinu C. (2000). Romania in the Second World War (1939–1945). Boulder, CO: East European Monographs.
  • P. Țurlea. Ip și Trăznea: Atrocități maghiare și acțiune diplomatică, Ed. Enciclopedică, București 1996.
  • Alessandro Vagnini. German-Italian Commissions in Transylvania 1940-1943. A crucial key Study for Italian Diplomacy, Studia Universitatis Petru Maior, Historia Volume 9, 2009, pp. 165–187.
Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan