Appius Junius Silanus (meninggal 43 M) adalah konsul Romawi pada 28 M, dengan Publius Silius Nerva sebagai rekannya.[1] Ia dituduh melakukan majestas, atau pengkhianatan, pada 32 M bersama sejumlah senator, tetapi ia dan Gaius Calvisius Sabinus diselamatkan oleh salah satu pengadu, yaitu Celsus, seorang tribunus cohort kota.[2][3]
Setelah kenaikan Claudius, pada 41 M, ketika Silanus merupakan gubernur Hispania Tarraconensis, ia dipanggil kembali ke Roma dan menikahi Domitia Lepida Muda, ibu permaisuri Messalina. Ia diperlakukan dengan kehormatan tertinggi, tetapi karena menolak rayuan Messalina, ia segera dihukum mati oleh kaisar. Messalina dan Tiberius Claudius Narcissus menuduh Silanus merencanakan pembunuhan terhadap Claudius, dan mengklaim bahwa mereka telah melihat Silanus berusaha membunuh kaisar di mimpi mereka.[4][5][6]
Referensi
Bibliografi
- Publius Cornelius Tacitus, Annales.
- Gaius Suetonius Tranquillus, De Vita Caesarum (Kehidupan Kaisar, atau Dua Belas Kaisar).
- Lucius Cassius Dio Cocceianus, Sejarah Romawi.
- Dictionary of Greek and Roman Biography and Mythology, William Smith, ed., Little, Brown and Company, Boston (1849).
- Alison E. Cooley, The Cambridge Manual of Latin Epigraphy, Cambridge University Press (2012).