Sabtu, 07 November 2026
10:42 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Antrakuinona

Antrakuinona

senyawa kimia

Bagikan:
9,10-Antrakuinon[1]
250px-Anthraquinone_acsv.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Anthraquinone_molecule_ball_from_xtal.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Anthraquinone_powder.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama
Nama IUPAC (preferensi)
Antrasena-9,10-dion[2]
Nama lain
  • Antrakuinon
  • 9,10-Antrasenadion
  • Antradion
  • 9,10-Antrakinon
  • Antrasena-9,10-kuinon
  • 9,10-Dihidro-9,10-dioksoantrasena
  • Hoelit
  • Morkit
  • Korbit
Penanda
Model 3D (JSmol)
Referensi Beilstein 390030
ChEBI
ChEMBL
ChemSpider
Nomor EC
Referensi Gmelin 102870
KEGG
Nomor RTECS {{{value}}}
UNII
Nomor UN 3143
  • InChI=1S/C14H8O2/c15-13-9-5-1-2-6-10(9)14(16)12-8-4-3-7-11(12)13/h1-8H
    Key: RZVHIXYEVGDQDX-UHFFFAOYSA-N
  • O=C1c2ccccc2C(=O)c3ccccc13
Sifat
C14H8O2
Massa molar 208,22 g·mol−1
Penampilan Padatan kuning
Densitas 1,438 g/cm3[1]
Titik lebur 284,8 °C (544,6 °F; 558,0 K)[1]
Titik didih 377 °C (711 °F; 650 K)[1]
Tak larut
Bahaya
Bahaya utama Kemungkinan karsinogen
Piktogram GHS GHS08: Bahaya Kesehatan
Keterangan bahaya GHS {{{value}}}
H350
P201, P202, P281, P308+P313, P405, P501
Titik nyala 185 °C (365 °F; 458 K)
Senyawa terkait
Senyawa terkait
kuinon,
antrasena
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
N verifikasi (apa ini checkYN ?)
Referensi

Antrakuinona, juga disebut antrasenadion atau dioksoantrasena, adalah sebuah senyawa organik aromatik dengan rumus C14H8O2. Isomernya meliputi berbagai turunan kuinon. Namun, istilah antrakuinon mengacu pada isomer 9,10-antrakuinon (IUPAC: 9,10-dioksoantrasena) di mana gugus keto terletak di cincin pusat. Senyawa ini adalah bahan penyusun dari banyak bahan pewarna dan digunakan dalam pemutihan pulp untuk pembuatan kertas. Ia adalah padatan berwarna kuning, sangat kristalin, sulit larut dalam air tetapi larut dalam pelarut organik panas. Ia hampir tidak larut sama sekali dalam etanol di dekat suhu kamar tetapi 2,25 g akan larut dalam 100 g etanol mendidih. Ia ditemukan di alam sebagai mineral hoelit yang langka.

Reaksi

Hidrogenasi akan menghasilkan dihidroantrakuinon (antrahidrokuinon). Reduksi dengan tembaga menghasilkan antron.[3] Sulfonasi dengan asam sulfat menghasilkan asam antrokuinon-1-sulfonat,[4] yang bereaksi dengan natrium klorat menghasilkan 1-kloroantakuinon.[5]

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 3 4 Haynes, William M., ed. (2016). CRC Handbook of Chemistry and Physics (Edisi 97). CRC Press. hlm. 3.28. ISBN 9781498754293.
  2. ↑ International Union of Pure and Applied Chemistry (2014). Nomenclature of Organic Chemistry: IUPAC Recommendations and Preferred Names 2013. The Royal Society of Chemistry. hlm. 724. doi:10.1039/9781849733069. ISBN 978-0-85404-182-4.
  3. ↑ Macleod, L. C.; Allen, C. F. H. (1934). "Benzanthrone". Organic Syntheses. 14: 4. doi:10.15227/orgsyn.014.0004.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  4. ↑ Scott, W. J.; Allen, C. F. H. (1938). "Potassium Anthraquinone-α-Sulfonate". Organic Syntheses. 18: 72. doi:10.15227/orgsyn.018.0072.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  5. ↑ Scott, W. J.; Allen, C. F. H. (1938). "α-Chloroanthraquinone". Organic Syntheses. 18: 15. doi:10.15227/orgsyn.018.0015.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik senyawa organik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan