Sabtu, 31 Oktober 2026
12:53 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Antonio Beato

Antonio Beato

Bagikan:
Antonio Beato
250px-Village_de_Karnak.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahirsetelah 1832
Meninggal1906
Nama lainAntoine Beato
PekerjaanFotografer
Dikenal karenaGenre karyanya, lukisan-lukisannya, pemandangan arsitektur dan landskap-landskap Mesir dan tempat-tempat lainnya di wilayah Mediterania
KerabatFelice Beato (saudara)
250px-Temple_of_Amenhotep%2C_Luxor.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Luxor Temple, Luxor, Mesir. Cetakan emas albumen karya Antonio Beato, diambil antara 1860 dan 1889

Antonio Beato (setelah 1832 – 1906), juga dikenal sebagai Antoine Beato, adalah seorang fotografer Britania dan Italia. Ia dikenal karena karya genrenya, lukisan-lukisannya, pemandangan arsitektur-arsitektur dan landskap-landskap dari Mesir dan lokasi-lokasi lainnya di wilayah Mediterania. Ia adalah adik dari fotografer Felice Beato (1832–1909).

Sedikit yang diketahui tentang asal mula Antonio Beato namun kemungkinan ia lahir di wilayah Venesia setelah 1832, dan kemudian menjadi warga negara Britania Raya yang dinaturalisasikan. Saudaranya lahir di Venesia, tetapi keluarganya pindah ke Corfu,yang berada pada wilayah Venesia sampai 1814 ketika kota tersebut diambilalih oleh Britania.

Antonio Beato meninggal di Luxor pada 1906.

Referensi

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Antonio Beato.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan