Kamis, 22 Oktober 2026
11:43 WIB
TERKINI
Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal
Annapurna II

Annapurna II

Bagikan:
Annapurna II
250px-Annapurna_II_north.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Northeastern Face dari Annapurna II
Titik tertinggi
Ketinggian7.937 m (26.040 ft)
Peringkat 15
Puncak2.437 m (7.995 ft)
Puncak indukAnnapurna I
Isolasi2.902 km (1.803 mi)
Masuk dalam daftarTujuh Ribuan
Ultra
Koordinat28°32′9″N 84°7′17″E / 28.53583°N 84.12139°E / 28.53583; 84.12139
Geografi
PegununganAnnapurna
Pendakian
Pendakian pertama17 Mei 1960
Rute termudahPendakian Salju/Es

Annapurna II merupakan bagian dari Pegunungan Annapurna yang terletak di Nepal, dan merupakan puncak timur dari pegunungan tersebut.

Dalam hal elevasi, isolasi (jarak ke puncak yang lebih tinggi, yaitu Puncak Timur Annapurna I, 2.902 km or 1.803 mi) dan ketinggian topografinya (2.437 m or 7.995 ft), peringkat Annapurna II tidak jauh di belakang Puncak utama Annapurna yang merupakan puncak barat. Gunung ini adalah puncak yang sepenuhnya berdiri sendiri, meskipun memiliki hubungan dekat dengan Annapurna I. Annapurna II adalah gunung tertinggi ke-15 di dunia dan puncak tertinggi kedua di Pegunungan Annapurna.

Sejarah pendakian

Gunung ini pertama kali didaki pada tahun 1960 oleh tim Inggris/India/Nepal yang dipimpin oleh J. O. M. Roberts melalui West Ridge, dan dicapai dengan mendaki sisi utara Annapurna IV. Rombongan pendakian ke puncak terdiri dari Richard Grant, Chris Bonington, dan Sherpa Ang Nyima.[1]

Kemudian pendaki dari Yugoslavia dan Slovenia, Kazimir Drašlar dan Matija Maležič, mengulangi pendakian ini pada tahun 1969, juga mendaki melewati Annapurna IV dan berhasil mencapai puncak. Pada tahun 1973, pendaki asal Jepang Katsuyuki Kondo, mengambil jalan pintas dengan mendaki langsung ke utara antara Annapurna IV dan V sebelum melanjutkan pendakiannya sepanjang punggungan barat dan mencapai puncak sendirian.

Pada tahun 1983, Tim Macartney-Snape merencanakan dan berpartisipasi dalam ekspedisi ke Annapurna II (7.937 m or 26.040 ft) dan mereka berhasil mencapai puncak gunung ini, namun perjalanan turunnya sempat tertunda karena badai salju, hal ini mengakibatkan mereka kehabisan logistik untuk lima hari terakhir. Kemudian, mereka dilaporkan hilang dan ketika ekspedisi tersebut akhirnya kembali, mereka mendapat publisitas yang signifikan.[2]

Referensi

  1. ↑ Roberts, J.O.M. (1960). "ANNAPURNA II, 1960". The Himalayan Journal. 22 (4). The Himalayan Club. Diakses tanggal 13 Mei 2019.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Hall, Lincoln (1985). White limbo: The first Australian Climb of Mt. Everest. Random House Australia. ISBN 978-1-74166-864-3.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan