Senin, 19 Oktober 2026
00:38 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Ang (marga)

nama keluarga

Bagikan:
"Ang" beralih ke halaman ini. Untuk kegunaan lain, lihat Ang (disambiguasi).

Ang adalah romanisasi Hokkien dan Tiochiu dari marga Tionghoa Wang (汪, Wāng) dan Hong (洪, Hóng).

Deskripsi

Di Tiongkok dan Taiwan, nama ditulis di Aksara Han dan secara resmi diromanisasi dengan Hanyu Pinyin.

Namun, Ang adalah marga yang paling umum ke-12 untuk orang Tionghoa Singapura. Nenek moyang mereka umumnya datang dari Fujian. Orang-orang bermarga Ang 洪 juga ditemukan di Pulau Pinang, Indonesia, Malaysia, Filipina dan Amerika Serikat.


Marga ANG bukan hanya yang terbesar di Bagansiapiapi , tetapi juga marga yg mula-mula datang ke Bagansiapiapi.

perjalanan mereka dari songkla mengantarkan mereka ke Sinaboi, pulau halang , Panipahan , kubu dan terakhir ke Bagansiapiapi.

Tak salah kapiten pertama diangkat dari marga ANG yg bergelar Leutenan der chinazen of Bagan Api " ANG KOEN DJOU "

atau Kapiten Weng berkedudukan di Tanah Putih 1887 - 1901 kemudian pindah ke Bagansiapiapi 1901 - 1911

KAPITEN WENG mengunndurkan diri atas permintaan sendiri, kemudian di gantikan oleh Kapiten Oei Hi Tam dari Bukit Batu, sungai Pakning. Kapiten Oei hi tam menjabat 1911 hingga 1922 ( Wafat )  , rumahnya masih bisa kita saksikan hingga saat ini.


Nama marga: Hong

Pinyin: Hóng

Hanzi (Sederhana): 洪

Hanzi (Tradisional): 洪

Penulisan lain:

– Ang (Hokkian & Teochiu)

– Fung (Hakka)

– Hoong (Kanton)

– Hung (Kanton)

Asal-usul marga Hong (洪) bisa ditelusuri jejaknya dari masa Tiongkok Kuno . Gong Gong (共工), seorang keturunan kaisar legendaris Yan Di (炎帝), adalah ahli dalam mengatur aliran sungai dan memegang posisi penting untuk menangani urusan irigasi.

Setelah Kaisar Huang Di (黄帝) mengalahkan Yan Di (炎帝), Gong Gong (共工) tidak puas dengan keadaan yang ada dan mengangkat senjata melakukan pemberontakan.

Kaisar Di Ku (帝喾) mengumpulkan pasukan dan melawan pemberontakan. Di antara pasukannya terdapat keturunan Sui Ren (燧人), yang menemukan api. Sehingga dikenal sebagai pertempuran antara Udara dan Api. Gong Gong (共工) berhasil dikalahkan, tetapi dia tetap diangkat untuk posisi lamanya.

Pada masa pemerintahan Kaisar Shun (舜), Yu (禹) ditunjuk untuk mengatasi banjir, tetapi Gong Gong (共工) tidak bersedia bekerja sama, sehingga Gong Gong (共工) diasingkan ke alam pembohong di Jian Nan (江南).

Demi mengenang nenek moyang mereka yang ahli dalam mengatur aliran sungai, keturunan Gong Gong (共工) kemudian menambahkan komponen air ke dalam Gong (共) sehingga membentuk Hong (洪).

Beberapa tokoh terkenal bermarga Hong (洪) adalah:

Hong Liangji (洪亮吉), ilmuwan pada masa Dinasti Qing.

Hong Xiguan (洪熙官), tokoh terkenal dari kungfu Shaloin Selatan yang hidup pada masa Dinasti Qing.

Hong Jinbao (洪金宝), yang dikenal sebagai Sammo Hung, aktor Hong Kong.

Hong TingHuan (洪鼎桓),Yang dikenal dengan Anto Ang, Penjual Ban Velg



Ikon rintisan

Artikel bertopik nama dan marga ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan