Rabu, 28 Oktober 2026
02:36 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung

Ang (marga)

nama keluarga

Bagikan:
"Ang" beralih ke halaman ini. Untuk kegunaan lain, lihat Ang (disambiguasi).

Ang adalah romanisasi Hokkien dan Tiochiu dari marga Tionghoa Wang (汪, Wāng) dan Hong (洪, Hóng).

Deskripsi

Di Tiongkok dan Taiwan, nama ditulis di Aksara Han dan secara resmi diromanisasi dengan Hanyu Pinyin.

Namun, Ang adalah marga yang paling umum ke-12 untuk orang Tionghoa Singapura. Nenek moyang mereka umumnya datang dari Fujian. Orang-orang bermarga Ang 洪 juga ditemukan di Pulau Pinang, Indonesia, Malaysia, Filipina dan Amerika Serikat.


Marga ANG bukan hanya yang terbesar di Bagansiapiapi , tetapi juga marga yg mula-mula datang ke Bagansiapiapi.

perjalanan mereka dari songkla mengantarkan mereka ke Sinaboi, pulau halang , Panipahan , kubu dan terakhir ke Bagansiapiapi.

Tak salah kapiten pertama diangkat dari marga ANG yg bergelar Leutenan der chinazen of Bagan Api " ANG KOEN DJOU "

atau Kapiten Weng berkedudukan di Tanah Putih 1887 - 1901 kemudian pindah ke Bagansiapiapi 1901 - 1911

KAPITEN WENG mengunndurkan diri atas permintaan sendiri, kemudian di gantikan oleh Kapiten Oei Hi Tam dari Bukit Batu, sungai Pakning. Kapiten Oei hi tam menjabat 1911 hingga 1922 ( Wafat )  , rumahnya masih bisa kita saksikan hingga saat ini.


Nama marga: Hong

Pinyin: Hóng

Hanzi (Sederhana): 洪

Hanzi (Tradisional): 洪

Penulisan lain:

– Ang (Hokkian & Teochiu)

– Fung (Hakka)

– Hoong (Kanton)

– Hung (Kanton)

Asal-usul marga Hong (洪) bisa ditelusuri jejaknya dari masa Tiongkok Kuno . Gong Gong (共工), seorang keturunan kaisar legendaris Yan Di (炎帝), adalah ahli dalam mengatur aliran sungai dan memegang posisi penting untuk menangani urusan irigasi.

Setelah Kaisar Huang Di (黄帝) mengalahkan Yan Di (炎帝), Gong Gong (共工) tidak puas dengan keadaan yang ada dan mengangkat senjata melakukan pemberontakan.

Kaisar Di Ku (帝喾) mengumpulkan pasukan dan melawan pemberontakan. Di antara pasukannya terdapat keturunan Sui Ren (燧人), yang menemukan api. Sehingga dikenal sebagai pertempuran antara Udara dan Api. Gong Gong (共工) berhasil dikalahkan, tetapi dia tetap diangkat untuk posisi lamanya.

Pada masa pemerintahan Kaisar Shun (舜), Yu (禹) ditunjuk untuk mengatasi banjir, tetapi Gong Gong (共工) tidak bersedia bekerja sama, sehingga Gong Gong (共工) diasingkan ke alam pembohong di Jian Nan (江南).

Demi mengenang nenek moyang mereka yang ahli dalam mengatur aliran sungai, keturunan Gong Gong (共工) kemudian menambahkan komponen air ke dalam Gong (共) sehingga membentuk Hong (洪).

Beberapa tokoh terkenal bermarga Hong (洪) adalah:

Hong Liangji (洪亮吉), ilmuwan pada masa Dinasti Qing.

Hong Xiguan (洪熙官), tokoh terkenal dari kungfu Shaloin Selatan yang hidup pada masa Dinasti Qing.

Hong Jinbao (洪金宝), yang dikenal sebagai Sammo Hung, aktor Hong Kong.

Hong TingHuan (洪鼎桓),Yang dikenal dengan Anto Ang, Penjual Ban Velg



Ikon rintisan

Artikel bertopik nama dan marga ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan