Sabtu, 24 Oktober 2026
07:18 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Andreas Kaplan

Andreas Kaplan

Profesor dan Rektor

Bagikan:
Andreas Kaplan
250px-Andreas_Kaplan_C8.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Profesor Andreas Kaplan
Lahir5 Oktober 1977 (umur 49)
Nama lainAndreas M. Kaplan
PendidikanÉcole nationale d'administration
HEC Paris
ESSEC Business School
Universitas Paris 1 Panthéon-Sorbonne
Universitas Ludwig Maximilian München
ESCP Business School
PekerjaanPenulis, Profesor Pemasaran, Presiden Universitas, Ekonom dan Konsultan
Dikenal karenapemasaran, ekonomi
Situs webandreaskaplan.eu

Andreas Kaplan (lahir 5 Oktober 1977) merupakan seorang profesor di Sekolah Bisnis ESCP, dengan spesialisasi di bidang transformasi digital, kecerdasan buatan, dan media sosial.[1][2] Kaplan dikenal sebagai salah seorang ilmuwan yang paling banyak dikutip dan berpengaruh di dunia.[3] Dengan beberapa artikel seminal dan 37 ribu sitasi di Google Cendekia,[4] Kaplan telah termasuk di antara 50 pengarang bisnis top dunia.[5]

Kehidupan

250px-Universit%C3%A0_Ca%27_Foscari_di_Venezia_-_ESCP_Europe_partnership_signing_-_Rettore%2ADean.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Università Ca' Foscari

Kaplan besar di Munich, Jerman. Ibunya adalah Anneliese Kaplan (modiste) and bapaknya adalah Vincenc Kaplan (tukang kunci).[6]

Kaplan menjabat posisi Presiden Sekolah Bisnis ESCP, Sorbonne Alliance, Paris. Sebelumnya, dia berperan sebagai rektor yang bertanggung jawab terhadap kurang lebih 6000 mahasiswa di enam kampus Eropa (Berlin, London, Madrid, Paris, Turin, Warsaw). Sebelum bergabung dengan Sekolah Bisnis ESCP, Kaplan memulai kariernya di Sekolah Bisnis ESSEC dan Sciences Po Paris.[7]

Kaplan merupakan anggota pendiri Pusat Kekompetitifan Digital Eropa (ECDC). Dia termasuk dalam dewan St George's House (Windsor Castle),[8] dan anggota Dewan Penasihat Edukasi Eksekutif Universitas Kozminski.[9]

Pendidikan

Kaplan memegang gelar Magister Administrasi Publik dari École Nationale d'Administration, M.Si. dari Sekolah Bisnis ESCP, dan S.Si. dari Universitas Ludwig Maximilian Munich. Dia menyelesaikan Habilitation-nya di Sorbonne dan Ph.D.-nya di Universitas Cologne dan HEC Paris.[10]

Bacaan tambahan

Referensi

  1. ↑ "Andreas Kaplan : l'économiste, reconnu comme l'un des chercheurs les plus cités au monde, est recteur et directeur de l'école de management ESCP à Paris".{{cite web}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |1=
  2. ↑ "Tales, Myths and Fairytales of Artificial Intelligence: Clarification and Decryption; California Management Review".{{cite web}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |1=
  3. ↑ "Ioannidis, John P. A.; Baas, Jeroen; Klavans, Richard; Boyack, Kevin W. (2019). "A standardized Cite web metrics author database annotated for scientific field". PLOS Biology. 17 (8): e3000384".
  4. ↑ "Google Scholar Count".[pranala nonaktif permanen]
  5. ↑ "Andreas Kaplan ranked in Stanford study of the world's top 2% of scientists".{{cite web}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |1=
  6. ↑ "Marquis Who's Who in the World".(perlu berlangganan)
  7. ↑ "Professionals Need to Keep Their Skills Fresh. Will They Turn to Higher Ed? Harvard Business Publishing".{{cite web}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |1=
  8. ↑ "St. George's House – Leadership Fellow".{{cite web}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |1=
  9. ↑ "Branding and bonding: the key to competing in the digital age".{{cite web}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |1=
  10. ↑ "Nomination : Un nouveau directeur pour les campus parisiens d'ESCP BS".{{cite web}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |1=
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan