Jumat, 06 November 2026
23:33 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
American frontier

American frontier

wilayah tak terkelola di Amerika Serikat, dari 1607 hingga 1912

Bagikan:
American frontier
A black-and-white photograph of a cowboy posing on a horse with a lasso and rifle visible attached to the saddle
Koboi adalah contoh simbol yang identik dengan American Frontier. Foto dipotret oleh John C. H. Grabill sekitar tahun 1888.
Tanggal
Awal abad ke-17 hingga abad ke-20
Lokasi

American frontier[8] adalah sebutan dalam Amerika Serikat yang mengacu pada liputan geografis, sejarah, cerita rakyat, beserta dengan budaya yang berkaitan dengan perluasan wilayahnya di benua Amerika Utara. Perluasan wilayah tersebut bermula dari kedatangan koloni Eropa pada awal abad ke-17 dan berakhir dengan bergabungnya beberapa wilayah menjadi negara bagian di daratan utamanya di sebelah barat pada tahun 1912. Pada zaman itu, setelah pembelian Louisiana, presiden Amerika Serikat, Thomas Jefferson, mendukung penuh akan banyaknya kedatangan orang Eropa yang bermukim. Hal tersebut menimbulkan sikap ekspansionisme yang dikenal sebagai "manifest destiny", dan "Frontier Thesis" menurut sejarawan Amerika Serikat. Frontier myth (yang mencakup kisah legenda, peristiwa penting, dan cerita rakyat mengenai perluasan Amerika Serikat) sangat terbenam ke dalam budaya Amerika Serikat, sehingga American Frontier dan genre media Barat lebih spesifiknya mencerminkan salah satu identitas nasional Amerika Serikat.[9]

Catatan

  1. ↑ United States. Bureau of the Census. "Statistical Atlases of the United States Series". Diakses tanggal 2024-04-23.
  2. ↑ "Population, Plate No. 3". United States Bureau of the Census. Statistical Atlas of the United States, 1920 (dalam bahasa Inggris): 9. 1924-06-07.
  3. ↑ Brian W. Dippie, "American Wests: historiographical perspectives." American Studies International 27.2 (1989): 3–25.
  4. ↑ "The American West, 1865–1900 | Rise of Industrial America, 1876–1900 | U.S. History Primary Source Timeline | Classroom Materials at the Library of Congress". Library of Congress, Washington, D.C. Diakses tanggal Januari 7, 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Milner, Clyde A.; O'Connor, Carol A.; Sandweiss, Martha A. (1994). The Oxford history of the American West. New York: Oxford University Press. hlm. 326, 412–413, 424, 472. ISBN 978-0195059687.
  6. ↑ Nash, Gerald D. (1980). "The Census of 1890 and the Closing of the Frontier". The Pacific Northwest Quarterly. 71 (3): 98–100. JSTOR 40490574.
  7. ↑ Lang, Robert E.; Popper, Deborah E.; Popper, Frank J. (1995). ""Progress of the Nation": The Settlement History of the Enduring American Frontier". Western Historical Quarterly. 26 (3): 289–307. doi:10.2307/970654. JSTOR 970654.
  8. ↑ Sebutan lainnya adalah Old West, atau yang paling umum digunakan di kalangannnya adalah Wild West.
  9. ↑ Magazine, Smithsonian; Woodard, Colin. "How the Myth of the American Frontier Got Its Start". Smithsonian Magazine (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-01-20.

Bacaan tambahan

  • nd full text search.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan