Kamis, 08 Oktober 2026
11:25 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Sajikdan

Sajikdan

Bagikan:
250px-Sajikdan_Shrine_in_Seoul%2C_Korea_02.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Altar Sajik

Altar Sajik (사직단) adalah sebuah altar yang terletak di Seoul, Korea Selatan.[1] Tempat peribadatan yang dibangun pada tahun 1394, pada masa Dinasti Joseon ini berfungsi sebagai altar kerajaan.

Dinasti Joseon memelihara Sajik dan Jongmyo sebagai pilar negara. Setiapkali perang mencapai ibu kota, raja dan anggota keluarganya berjuang menyelamatkan tablet leluhur ke tempat aman. Orang Joseon selalu mengatakan bahwa maju mundurnya negeri mereka tergantung pada keberadaan Jongmyo dan Sajik.

Raja-raja Joseon selalu memimpin Sajik Daeje, upacara Dewa Bumi dan Palawija (社稷;사직) sebanyak 2 tahun sekali, pada bulan Februari dan Agustus untuk memohon kedamaian dan hasil panen yang baik.[2] Ritual-ritual lain ditambahkan jika sedang terjadi perang atau kekeringan.

Keturunan wangsa Yi sekarang masih melaksanakan Sajik Daeje setiap tanggal 3 Oktober.

Pada masa Perang Imjin (1592-1598), altar ini hancur, namun dibangun kembali.[2] Arsitekturnya dilestarikan sebagai harta bersejarah nomor 121 oleh pemerintah Korea Selatan.[2]

Referensi

  1. ↑ (Inggris) Sajik Altar[pranala nonaktif permanen], oikosdesign. Diakses pada 11 Maret 2011.
  2. 1 2 3 (Jepang)社稷公園, konest. Diakses pada 11 Maret 2011.
Ikon rintisan

Artikel bertopik bangunan dan struktur ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan