Selasa, 29 September 2026
10:56 WIB
TERKINI
Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan
Ali Audah

Ali Audah

Penulis

Bagikan:
Infobox orangAli Audah
250px-Ali_Audah.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran14 Juli 1924 Suntingan nilai di Wikidata
Bondowoso (Hindia Belanda) Suntingan nilai di Wikidata
Kematian20 Juni 2017 Suntingan nilai di Wikidata (92 tahun)
Bogor Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
Pekerjaanpenulis Suntingan nilai di Wikidata

Ali Audah (14 Juli 1924 – 20 Juni 2017[1][2]) adalah seorang penerjemah dan sastrawan Indonesia.

Latar Belakang Keluarga

Ayahnya bernama Salim Audah dan ibunya bernama Aisyah Jubran. Pada saat usia Ali Audah 7 tahun, ayahnya meninggal dunia. Saat itu, keempat saudara Ali Audah belum ada yang bekerja. Mereka diasuh oleh ibu mereka dengan sabar dan bijaksana.

Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, ibu Ali Audah bersama dengan kelima anaknya pindah ke Kota Kewedanan. Di kota itu, ibu Ali Audah membuka restoran, tetapi tidak bertahan lama sebab restoran itu selalu merugi. Selanjutnya, Ali Audah pindah ke sebuah desa industri di dekat Surabaya. Di tempat itu, hidup mereka ditanggung oleh kakak Ali Audah yang bekerja di perusahaan tenun.

Pendidikan dan Karier

Di bidang pendidikan ia pernah menjadi dosen Universitas Ibnu Khaldun, Bogor dan dosen Institut Kesenian Jakarta.

Di bidang penerbitan ia pernah menjadi direktur Penerbit Tintamas, pengurus IKAPI Pusat, anggota Dewan Penasehat Horison, dan ketua Himpunan Penerjemah Indonesia (1974-1984).

Ia pernah menghadiri beberapa konferensi internasional, di antaranya Konferensi Pengarang Asia-Afrika di Baghdad, Irak (1976), Konferensi Terjemahan yang diselenggarakan UNESCO di Paris, dan Pertemuan Penerjemah Malaysia (1978).[3]

Ia menulis cerpen, novel, drama. Saat pendudukan Jepang, Ali Audah menulis cerpen, kemudian cerpen itu dikirimkannya ke majalah yang terbit di Jakarta. Namun, karangannya itu tidak ada satu pun yang dimuat. Hal itu tidak membuatnya putus asa. Ia terus berusaha semakin banyak membaca dan mengarang. Pada tahun 1946, Ali Audah mengikuti lomba mengarang sandiwara di Jawa Timur. Tanpa disangka ia menang dalam perlombaan itu. Dengan kemenangan itu, Ali Audah mencoba menulis sajak, kemudian sajak-sajaknya itu dikirimkan ke majalah Sastrawan yang terbit di Malang.[4]

Setelah pindah ke Solo, ia berkenalan dengan beberapa pengarang dan seniman seperti Muhammad Dimyati. Menurutnya, Muhammad Dimyati mempunyai jasa yang sangat besar di bidang kesusasteraan dan kebudayaan. Pada tahun 1953, setelah terkena penyakit jantung dan paru-paru, Ali Audah berhenti bekerja. Semenjak itu, ia hidup dari hasil karangannya. Ali Audah mendapat hadiah pertama dalam menulis biografi dan filsafat penyair Pakistan, Muhammad Iqbal.

Motivasi Ali Audah menjadi pengarang adalah karena ingin berbicara. Banyak masalah yang menekan perasaan dan pikirannya, tetapi ia tidak mengerti cara mengatakannya. Ali Audah ingin menyatakan pikiran dan perasaan yang berkecamuk di dalam pikirannya, tetapi ia tidak pandai bicara.

Ali Audah lebih dikenal sebagai seorang penerjemah daripada sastrawan. Dua puluh tahun lebih ia menerjemahkan buku-buku sastra, filsafat, dan agama. Lebih lanjut, Ali Audah mengkhususkan diri dalam menerjemahkan karya sastra Arab modern. Pengkhususan itu dilakukan atas dorongan Asrul Sani. Ali Audah juga mempunyai perhatian yang besar dalam pengajaran sastra di sekolah.[5]

Karya[3]

Kumpulan cerpen

  • Malam Bimbang (1961)
  • Icih (1972)

Drama

  • Murka (1963)
  • Hari Masih Panjang (1963)

Novel

Terjemahan

Suasana Bergema, kumpulan cerita Hamid G. As-Sahar (1959)

Peluru dan Asap, kumpulan cerita karya para pengarang Aljazair (1963)

Kleopatra dan Konperensi Perdamaian, kumpulan cerita (1966)

Pembinaan Kembali Pemikiran Agama dalam Islam, karya Iqbal; bersama Goenawan Mohaad dan Taufiq Ismail (1966)

Genta Daerah Wadi, kumpulan cerita (1967)

Sejarah Hidup Muhammad, karya Haikal (1972)

Lampu Minyak Ibnu Hasyim, karya Yusuf Hakki (1977)

Kisah-Kisah dari Mesir, kumpulan cerita pendek para sastrawan Mesir (1977)

Setan dalam Bahaya (1978)

Murba (1979)

Theseus, novel Andre Gide (1979)

Saat Lonceng Berbunyi (1982)

Di Bawah Jembatan Gantung, kumpulan esai Aljazair (1983)

Hari-Hari Sudah Berlalu, karya Thaha Husain (1985)

Dua Tokoh Besar dalam Sejarah Islam, karya Thaha Husain (1986)

Maria Antoinette, karya Stefan Zweig (1986)

Referensi

  1. ↑ ""Biografi Ali Audah"". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-09-24. Diakses tanggal 2014-11-21.
  2. ↑ nurhayatiTNR, Nunuy (ed.). "Ali Audah Telah Tiada". Tempo.co. Diakses tanggal 2019-08-14.
  3. 1 2 Dewan Redaksi Ensiklopedi Sastra Indonesia. (2004). Ensiklopedi Sastra Indonesia. Bandung: Titian Ilmu. ISBN 979-9012-12-0 hlm. 39
  4. ↑ (Inggris) Kratz EU. 1988. Bibliography of Indonesia Literature in Journals. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
  5. ↑ Jaruki M. 1996. Tanggapan Dunia Ali Audah. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan