Senin, 28 September 2026
18:37 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto

Āḷāra Kālāma

Alara Kalama (Pāḷi Āḷāra Kālāma, Sanskerta: Ārāḍa Kālāpa) adalah seorang pertapa suci dan seorang guru meditasi kuno. Dia adalah spesialis filsafat Samkhya. Menurut kitab suci Pāli Canon, ia adalah guru pertama Buddha Gautama.

Sejarah

Setelah Gautama menjadi seorang pertapa, ia pergi ke Alara Kalama, yang adalah seorang guru yang mengajar semacam samkhya awal di Vessali. Alara mengajarkan Buddha Gautama meditasi, khususnya kondisi dhyānic yang disebut "lingkungan ketiadaan" (Pali: ākiñcaññāyatana).

Gautama akhirnya menyamai Alara, yang tidak bisa mengajarinya lebih banyak, dengan mengatakan, "Kamu sama seperti saya sekarang. Tidak ada perbedaan di antara kita. Tetap di sini dan ambil tempat saya dan ajarkan murid-murid saya bersamaku." Gautama tidak tertarik tinggal. Setelah pergi, Buddha menemukan guru baru, Uddaka Ramaputta.



Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan