Minggu, 25 Oktober 2026
21:39 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Alam Persemakmuran

Alam Persemakmuran

negara berdaulat yang dikepalai oleh pemimpin monarki Britania Raya

Bagikan:
500px-Commonwealth_realms_map.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Wilayah Persemakmuran ditunjukkan oleh warna biru. Bekas Wilayah Persemakmuran ditunjukkan oleh warna merah.

Alam Persemakmuran (bahasa Inggris:Commonwealth Realm) adalah negara-negara berdaulat dalam Persemakmuran Bangsa-Bangsa yang mengakui penguasa Britania Raya sebagai kepala negara masing-masing.[1][2]

Alam Persemakmuran saat ini berjumlah lima belas negara, yang bila digabungkan memiliki luas sebesar 18,8 juta km² (7,3 juta mil², tidak termasuk klaim Antarktika) dan penduduk 134 juta;[3] tetapi semua sekitar dua juta tinggal di enam negara paling banyak penduduknya: Britania Raya, Kanada, Australia, Papua Nugini, Selandia Baru dan Jamaika. Alam-alam Persemakmuran otomatis menjadi anggota dari Persemakmuran Bangsa-Bangsa (Commonwealth of Nations).

Negara-negara berdaulat yang termasuk alam Persemakmuran Britania adalah:

Referensi

  1. ↑ "What is a Commonwealth Realm?". Royal Household. Diakses tanggal 6 Oktober 2009.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Royal Household. "Her Majesty the Queen". Queen's Printer. Diakses tanggal 23 Januari 2011.
  3. ↑ Figures totaled from 2007 CIA World Fact Book
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan