Senin, 02 November 2026
09:22 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Al Bastakiya

Al Bastakiya

museum di Uni Emirat Arab

Bagikan:
Al Bastakiya
Rumah bata dan jalan sempit di Al Bastakiya
Rumah bata dan jalan sempit di Al Bastakiya
NegaraUni Emirat Arab Uni Emirat Arab
EmiratDubai

Al Bastakiya (bahasa Arab:البستاكيا) merupakan sebuah distrik bersejarah di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). Bersama dengan Al Shindagha, Al Bastakiya merupakan salah satu wilayah penghunian tertua di Dubai. Nama Al bastakiya berasal dari daerah Bastak di Iran, di mana para penghuni berpindah. Wilayah ini terletak di sepanjang Dubai Creek dan meliputi jalan sempit dan menara angin, juga Benteng Al Fahidi, bangunan utuh tertua di Dubai.

Pembangunan Al Bastakiya dilakukan tahun 1890-an. Di pusatnya, wilayah ini mampu menyediakan 60 unit perumahan, kebanyakan di antaranya dipisahkan oleh jalan sempit dan berbelok. Karena banyaknya penduduk kaya, demografi wilayah ini berubah dengan penemuan minyak, yang menyebabkan banyak keluarga kaya pindah ke bagian lain kota. Hasilnya, keluarga ekspatriat pindah ke Al Bastakiya dan wilayah Al Souk Al Kabir (disebut sebagai Meena bazaar oleh penetap imigran).[1]

Sebuah proyek ditujukan kepada perbaikan bangunan dan jalan lama di wilayah ini yang diusulkan oleh Dubai Municipality pada tahun 2005.

Al Bastakiya terletak di 25°15′50″N 55°18′0″E / 25.26389°N 55.30000°E / 25.26389; 55.30000.

Catatan kaki

  1. ↑ Historic Bastakiya Diarsipkan 2010-07-21 di Wayback Machine. DubaiHistoric.com
Deira dan
timur Dubai
Bur Dubai dan
barat Dubai


Uni Emirat Arab

Artikel bertopik geografi atau tempat Uni Emirat Arab ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan