Akra, yang berarti "benteng", adalah suatu tempat di Yerusalem yang diyakini pernah memiliki sebuah kompleks benteng yang dibangun oleh Antiochus Epiphanes, penguasa Kekaisaran Seleukia, setelah ia menjarah kota tersebut pada 168 SM. Nama Akra juga kemudian digunakan untuk menyebut sebuah kawasan kota yang mungkin berasosiasi dengan benteng yang telah hancur itu, dan dikenal pada masa Yosefus Flavius sebagai Akra sekaligus "kota bagian bawah". Benteng ini memainkan peran penting dalam peristiwa-peristiwa seputar Pemberontakan Makabe, yang akhirnya mengantarkan pada berdirinya Kerajaan Hasmonea. "Kota bagian atas" direbut oleh Yudas Makabeus, sementara garnisun Seleukia berlindung di "Akra" di bawahnya, dan tugas untuk menghancurkan kubu terakhir musuh di dalam Yerusalem jatuh kepada Simon Makabeus yang bergelar Thassi. Pengetahuan mengenai Akra didasarkan hampir seluruhnya pada tulisan-tulisan Yosefus, yang disusun pada masa kemudian, serta pada Kitab Makabe Pertama dan Kedua, yang ditulis tak lama setelah peristiwa-peristiwa tersebut.
Akra (benteng)
Kompleks benteng di Yerusalem
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA)
Baca Selengkapnya di Wikipedia