Rabu, 04 November 2026
09:15 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Akomodasi optik

Akomodasi optik

Bagikan:
250px-Accommodation_%28PSF%29_PT.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Diagram yang menunjukkan akomodasi optik.

Akomodasi optik adalah proses yang terjadi pada mata vertebrata di mana mata mengubah kekuatan optik untuk menjaga mendapatkan gambar yang jelas pada jarak yang berubah-ubah.

Akomodasi optik terjadi secara refleks, namun dapat juga dilakukan dengan terkontrol. Mamalia, burung dan reptil mengubah kekuatan optiknya dengan mengubah bentuk lensa elastis menggunakan tubuh siliari (pada manusia dapat mencapai 15 dioptri). Ikan dan amfibia mengubah kekuatan optiknya dengan mengubah jarak antara lensa mata dan retina.[1]

Mata manusia yang masih muda dapat mengubah fokus dari jarak tak terhingga sampai jarak 7 cm dari mata dalam waktu 350 milidetik. Perubahan yang luar biasa ini mengubah kekuatan optik sampai dengan 13 dioptri, terjadi dengan mengurangi tekanan zonular yang diinduksi oleh otot siliari. Kemampuan ini akan menurun seiring bertambahnya usia manusia.

Referensi

  1. ↑ Augen (dalam bahasa German), diarsipkan dari asli tanggal 2009-03-11, diakses tanggal 2009-05-02{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan