Sabtu, 31 Oktober 2026
13:37 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Grojogan Sewu

Grojogan Sewu

air terjun di Kabupaten Karanganyar, Indonesia

Bagikan:
Waterfall in Provinsi Jawa Tengah, IndonesiaTemplat:SHORTDESC:Waterfall in Provinsi Jawa Tengah, Indonesia
Air Terjun Grojogan Sewu
330px-Grojogan_sewu.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Grojogan Sewu di musim kemarau
osm-intl,13,a,a,250x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Grojogan_Sewu&revid=29827266&groups=_3ff02d0b1d3f22994a04e1cc4b2a70ff297cd204&parser=parsoid
Peta interaktif Air Terjun Grojogan Sewu
LokasiDesa Sepanjang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia
TipePlunge
Tinggi total81 meter (266 ft)
Aliran sungaiSungai Blumbang

Grojogan Sewu merupakan air terjun yang berada di Provinsi Jawa Tengah.Terletak di Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Air terjun Grojogan Sewu terletak di lereng Gunung Lawu. Grojogan Sewu terletak sekitar 27 km di sebelah timur Kota Karanganyar. Air terjun Grojogan Sewu merupakan bagian dari Hutan Wisata Grojogan Sewu.[1]

Grojogan dalam bahasa Jawa berarti air terjun dan sèwu berarti seribu. Sehingga Grojogan Sèwu berarti air terjun seribu.[2] Meski air terjun di sini tidak berjumlah seribu, tetapi ada beberapa titik air terjun yang dapat dinikmati di sini. Kata sewu atau seribu di sini berasal dari seribu pecak, atau satuan jarak yang digunakan saat itu yang merupakan tinggi air terjun. Satu pecak sama dengan satu telapak kaki orang dewasa. Air terjun tertinggi yang ada tingginya sekitar 81 meter. Ada pula air terjun yang tidak terlalu tinggi tetapi pancurannya meluas dan membentuk cabang-cabang. Bila sedang musim hujan, sekeliling tebing akan dihujani air terjun, tetapi saat musim panas, banyak air terjun yang kering.

Hidrologi

Air terjun Grojogan Sewu merupakan aliran anak yang bersumber dari hulunya di lereng selatan Gunung Lawu, di Gondosuli. Aliran dari Grojogan Sewu bergabung dengan Bengawan Solo via aliran Kali Samin di wilayah Tegalmade.[3]

Potensi wisata

Hutan Wisata Grojogan Sewu memiliki luas 20 Ha. Kawasan hutan ini banyak ditumbuhi berbagai jenis pohon hutan dan dihuni oleh sekelompok kera jinak. Beberapa fasilitas dari hutan wisata ini adalah Taman Binatang Hutan, kolam renang, tempat istirahat, kios makanan, kios buah-buahan dan cendera mata, mushola dan MCK.

Wisata Air Terjun Grojogan Sewu juga memiliki sebuah mitos yang berkembang dari warga setempat. Mitos ini berlaku untuk pasangan yang belum menikah, konon mitos yang berkembang bagi sepasang kekasih yang belum menikah berani melintasi jembatan di depan air terjun, maka hubungannya akan putus, tidak sampai ke jenjang pernikahan.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "Terjun Grojogan Sewu, TawangMangu"". Diarsipkan dari asli tanggal 2018-08-21. Diakses tanggal 2018-08-21.
  2. ↑ Mustofa, Imam; Ali, Rafii Nur; Pamungkas, Kuncoro Tri (2021). Panduan Lapangan Herpetofauna (Amfibi & Reptil) di Kawasan Ekowisata Desa Jatimulyo. Yogyakarta: Masa Kini. hlm. 25. ISBN 978-623-96813-1-9.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ "Kali Samin". Mapcarta (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-09-30.

Pranala luar


120px-Flag_map_of_Indonesia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan