Selasa, 13 Oktober 2026
11:51 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Syamanisme Sami

Syamanisme Sami

agama tradisional dari orang Sami di negara-negara Nordik

Bagikan:
250px-Sami_shamanic_drum.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Drum yang digunakan dalam upacara Sami di Museum Sains Arktikum, Rovaniemi, Finlandia.

Syamanisme Sami adalah kepercayaan syamanisme yang dianut oleh suku Sami. Walaupun di setiap wilayah kepercayaannya tidak selalu sama, terdapat tiga unsur utama: animisme, syamanisme dan politeisme. Animisme dalam kepercayaan Sami berarti bahwa benda-benda alam (seperti hewan, tumbuhan, batu, dll) memiliki jiwa, sementara politeisme dalam konteks ini berarti bahwa orang-orang Sami memercayai keberadaan berbagai macam roh atau dewa.[1] Agama Sami memuliakan orang yang sudah mati dan roh-roh hewan (seperti beruang).

Penelitian agama Sami juga didasarkan pada penemuan-penemuan arkeologi dan sumber-sumber tertulis karya misionaris-misionaris dari abad pertengahan di Skandinavia utara, walaupun masih ada informasi yang tersedia dari tradisi lisan keluarga.

Roh-roh hewan

Selain beruang, terdapat roh-roh hewan lain seperti Haldi yang mengawasi alam. Beberapa orang Sami memiliki dewa petir yang disebut Tiermes, kadang-kadang disebut Horagalles. Radien atau Vearalden adalah dewa penguasa langit. Dewa hutan Laib olmai menguasai hewan-hewan hutan dan keberhasilan berburu bergantung kepadanya. Rahmat Laib olmai sangat penting bagi penganut kepercayaan ini sehingga mereka berdoa dan memberikan persembahan kepadanya setiap pagi dan sore.[2]

Catatan kaki

  1. ↑ Holloway, Alan “Ivvár”. "The Decline of the Sámi People's natham Religion". TexasU.
  2. ↑ Pre- and Proto-historic Finns by Abercromby, hlm. 161

Daftar pustaka

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan