Senin, 02 November 2026
11:13 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Dolf Joekes

Dolf Joekes

Bagikan:
Dolf Joekes
250px-Joekes%2C_A.M._-_SFA002012232.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dolf Joekes pada tahun 1930.
Lahir5 Mei 1884
Meninggal1 April 1962
PekerjaanPolitisi

Adolf Marcus "Dolf" Joekes (5 Mei 1884 – 1 April 1962) adalah politikus Belanda.

Riwayat hidup

Dolf Joekes belajar Ilmu Hukum di Universitas Leiden pada tahun 1908. Pada tahun 1911, ia mempelajari Ilmu Tata Negara di perguruan tinggi yang sama. Joekes memulai karier parlemennya pada bulan September 1925 sebagai anggota fraksi Perhimpunan Demokrat Liberal (VDB), yang kemudian ia menjadi ketua fraksi itu (1933-1937 dan 1938-1946). Antara bulan Februari 1946-Agustus 1948 dan selama beberapa bulan pada tahun 1952 ia menjadi anggota Tweede Kamer untuk Partai Buruh Belanda.

Joekes adalah politikus bersahaja dan demokrat liberal terkemuka, yang berminat pada segi sosial kebijakan keuangan-ekonomi. Karena itulah, dari tahun 1933 ia berpisah jalan dengan Pieter Jacobus Oud, yang sebagai MenKeu mempertahankan 'gulden kuat'. Setelah Perang Dunia II, Joekes dan Oud memilih masuk ke Partai Buruh, tetapi Oud segera berucap terima kasih. Di fraksi Buruh, Joekes mendukung politik Hindia meskipun selalu bersikap moderat atas kemerdekaan Hindia Belanda. Dalam Kabinet Drees/Van Schaik dan Drees I, ia menjadi menteri urusan sosial, yang menguasai sejumlah UU penting, seperti UU Dewan Perusahaan, UU Pengangguran, dan UU Gangguan Umum.

Selama Perang Dunia II, Joekes diinternir di Kamp Sint-Michielsgestel antara tanggal 5 Mei 1942 hingga bulan Desember 1942. Ia adalah salah satu dari Heeren Zeventien.

Puteranya Theodoor Hendrik Joekes kemudian menjadi anggota parlemen untuk Partai Rakyat untuk Kebebasan dan Demokrasi (VVD).

Pranala luar

Didahului oleh:
Willem Drees
Menteri Urusan Sosial
1948-1951
Diteruskan oleh:
tidak ada
Didahului oleh:
tidak ada
Menteri Urusan Sosial dan Kesehatan
1951-1952
Diteruskan oleh:
Jacobus Gerardus Suurhoff
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan