Kamis, 29 Oktober 2026
15:24 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Adolf Anderssen

Adolf Anderssen

Pemain catur Jerman

Bagikan:
250px-Anderssen%2C_Adolf_%22-5%22_-_DPLA_-_9ca464339f18b3d8be87fccc68c3ee73_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Adolf Anderssen

Karl Ernst Adolf Anderssen (6 Juli 1818 – 13 Maret 1879) adalah seorang guru matematika dan pemain catur Jerman yang pertama kali mencapai 2600 ELO rating pada 1850. Ia memenangkan turnamen internasional pertama di London pada 1851 dan dipandang sebagai pemain terbaik dunia pada zamannya, hingga ia dikalahkan pada 1858 oleh Paul Morphy. Setelah Morphy pensiun, ia bermain lagi hingga akhirnya dikalahkan oleh Wilhelm Steinitz, seorang pemain Austria pada 1866. Anderssen dikagumi karena kemampuannya untuk menemukan kombinasi permainan yang diperhitungkan untuk memaksakan pengambilan keputusan segera. Salah satu permainannya digelari sebagai Permainan Abadi yang dimainkannya di London, pada 1851, karena para pemain catur berpendapat bahwa kemasyhurannya akan bertahan selama-lamanya.

Anderssen terkenal dengan pembukaannya yang dinamakan Pembukaan Anderssen, yaitu: 1.a3.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Adolf Anderssen.
Garis besar
Perlengkapan
Peraturan
Istilah
Taktik
Strategi
Pembukaan
Pembukaan sayap
Permainan Bidak Raja
Permainan Bidak Menteri
Lainnya
Permainan akhir
Turnamen
Terkait


Ikon rintisan

Artikel bertopik pecatur ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan