Minggu, 01 November 2026
17:29 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Aditya Gumay

Aditya Gumay

sutradara asal Indonesia

Bagikan:
Aditya Gumay
250px-Aditya_Gumay_on_REBOETAN_BINUSTV.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir
Aditya Gumay

4 Oktober 1966 (umur 60)
Pekerjaan
Masa aktif1986 - sekarang

Aditya Gumay (lahir 4 Oktober 1966) adalah sutradara film berkebangsaan Indonesia. Namanya mulai dikenal publik sejak menyutradarai acara Lenong Bocah yang ditayangkan oleh stasiun TPI pada dekade 1990-an.[1][2]

Ia adalah pengasuh sanggar Kawula Muda dan sanggar Ananda yang didirikannya pada tahun 1986. Sanggar itu yang banyak membantu ikut mengorbitkan artis-artis melalui kegiatan-kegiatannya. Beberapa nama seperti Olga Syahputra, Ruben Onsu, Okky Lukman, Indra Bekti, Rafi Cinoun, Chika Waode, Dude Harlino, Jessica Mila, Muhammad Abdul Qadir Jailani dan Zee Zee Shahab adalah artis Indonesia yang melejit melalui sanggar itu.

Karier

Aditya Gumay menyelesaikan pendidikannya di Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta (IISIP) Jakarta dan menimba ilmu film lewat Kursus Pendidikan Umum (KPU) Sinematografi yang diselenggarakan oleh Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail.[3]

Aditya memulai kariernya dengan mendirikan Sanggar Ananda dan Teater Kawula Muda tahun 1986. Lewat kedua sanggar itu, ia berperan mencetak bintang baru di dunia pertelevisian di Indonesia.[4] Banyak bakat yang dicetak olehnya seperti mendiang Olga Syahputra, Ruben Onsu, Rafi Cinoun, Dude Harlino bahkan Indra Bekti dari para Senior Sanggar Ananda.[5] Sanggar Ananda yang dipimpinnya, hingga saat ini sudah meluas dengan 15 cabang dengan anggota sekitar 3.000 murid. Adit dan sanggar Ananda jadi pionir sanggar anak-anak yang paling aktif membuat dan mengisi berbagai tayangan televisi, mulai dari iklan-iklan televisi dan media cetak sampai sinetron drama, misteri, laga, dan komedi.[6]

Namanya mulai dikenal publik sejak menyutradarai acara Lenong Bocah yang ditayangkan oleh stasiun MNCTV pada tahun 1994. Acara tersebut berhasil meraih 6 Piala Vidia pada Festival Sinetron Indonesia 1994-1996.[7] Setelah lebih dari 15 tahun malang-melintang di dunia pertelevisian, Aditya memulai debutnya di industri film sebagai sutradara melalui film Tina Toon dan Lenong Bocah tahun 2004. Dalam film tersebut, Tina Toon, Okky Lukman, Ruben Onsu, Olga Syahputra, Rafi Cinoun, Chika Waode yang merupakan murid binaan Sanggar Ananda muncul sebagai pemeran di dalamnya.

Adit kembali hadir dalam dunia film lewat Emak Ingin Naik Haji tahun 2009. Melalui film ini, Adit berhasil masuk dalam nominasi Festival Film Indonesia 2009 kategori Skenario Cerita Adaptasi Terbaik serta meraih piala Festival Film Bandung 2010 kategori Sutradara Terbaik. Tahun 2012, Adit menjadi juri Indonesian Movie Awards bersama Didi Petet, Alex Komang, Leila S. Chudori, dan Salman Aristo.[8]

Aditya Gumay juga pernah menerbitkan album duo bersama AB Utomo berjudul Hari Ini Aku Jatuh Cinta dan sempat menjadi lagu hits pada dekade 1990-an. Namun setelah itu, duo ini nyaris tak terdengar karena kesibukan masing-masing.[9]

Kehidupan pribadi

Aditya memiliki 4 orang anak. Bungsu dari keempat anaknya, Ayu Gumay juga terlibat dalam film arahannya, Rumah Tanpa Jendela.[10]

Filmografi

Penghargaan

Referensi

  1. ↑ Liputan6.com (2024-11-07). "Kenali Profil Aditya Gumay, Pencapaian Karier dan Deretan Film-Film Legendaris yang Disutradarainya". liputan6.com. Diakses tanggal 2026-05-29.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)
  2. ↑ developer, medcom id (2019-05-04). "Aditya Gumay Ingin Terus Ciptakan Komedian Generasi Baru Lenong Bocah". medcom.id. Diakses tanggal 2026-05-29.
  3. ↑ "Aditya Gumay: Jangan Takut Buat Film Islami". Annida Online. Diarsipkan dari asli tanggal 22 Februari 2015. Diakses tanggal 22 Februari 2015.
  4. ↑ "Ceritamu: Tentang Aditya Gumay". Ceritamu.com. Diarsipkan dari asli tanggal 22 Februari 2015. Diakses tanggal 22 Februari 2015.
  5. ↑ "Film Indonesia: Profil Aditya Gumay". Filmindonesia.or.id. Diakses tanggal 22 Februari 2015.
  6. ↑ "Aditya Gumay". Indonesian Film Center. Diakses tanggal 22 Februari 2015.
  7. ↑ "About Us: Smaradhanapro". Sanggar Ananda. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-04-18. Diakses tanggal 13 Februari 2021.
  8. ↑ "Ini Dia Nominasi Indonesian Movie Awards 2012". detikHot. 29 Mei 2012. Diakses tanggal 13 Februari 2021.
  9. ↑ "Smaradhana - Hari ini Aku Jatuh Cinta Audio Kaset Ceepee". Defhysteria.com. 29 November 2018. Diakses tanggal 13 Februari 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ Sholeh, Khabib; Dita A. Meirani (Februari 2017). "Nilai Pendidikan Akhlak Film Rumah Tanpa Jendela Karya Aditya Gumay Dan Penerapannya Dalam Pembelajaran Interpretasi Makna Teks Ulasan Drama/film Di Kelas XI SMA/SMK". Seminar Nasional Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNIMUS 2017. Semarang, Indonesia: Universitas Muhammadiyah Semarang.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan