Senin, 28 September 2026
14:46 WIB
TERKINI
Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan
Dinasti Adil Syahi

Dinasti Adil Syahi

250px-Bijapur-sultanate-map.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Wilayah kekuasaan Kesultanan Bijapur dibawah Ibrahim II tahun 1620

Dinasti Adil Syahi merupakan sebuah dinasti yang menguasai Kesultanan Bijapur pada wilayah bagian barat Dataran Tinggi Dekkan di India Selatan sejak tahun 1490 M hingga 1686 M. Bijapur telah menjadi provinsi dari Kesultanan Bahmani (1347-1518), hingga degradasi politiknya. Kesultanan Bijapur dikuasai oleh Kekaisaran Mughal pada tanggal 12 September 1686 setelah ditaklukan oleh Kaisar Aurangzeb.[1]

Pendiri

Dinasti Adil Syahi didirikan oleh Yusuf Adil Syah pada tahun 895 H atau 1489 M di Dataran Tinggi Dekkan, India. Yusuf Adil Syah sebelumnya merupakan menteri yang mengabdi bagi Kesultanan Bahmani. Setelah keruntuhan Kesultanan Bahmani, Yusuf Adil Syah mendirikan Dinasti Adil Syahi dan mendirikan Kesultanan Bijapur dengan ibu kota di Bijapur.[2] Yusuf Adil Syah mengeklaim dirinya merupakan keturunan dari Dinasti Utsmaniyah didirikan di Istanbul.[3] Namun pada awal pendirian Dinasti Adil Syahi, Yusuf Adil Syah selaku penguasa Kesultanan Bijapur menganut keyakinan Syiah. Keyakinannya kemudian berubah ke Sunni setelah adanya penolakan keyakinan Syiah oleh rakyatnya.[2]

Pemerintahan

Yusuf Adil Syah

Yusuf Adil Syah mulai memerintah sejak tahun 1489 M hingga 1510 M.[4]

Ibrahim Adil Syah II

Catatan sejarah yang paling awal mengenai periode akhir pemerintahan Ibrahim Adil Syah II terdapat dalam buku berjudul Futuhat-i-Adil Syahi yang ditulis oleh Fuzuni Astrabadi. Futuhat-i-Adil Syahi mencatat pemerintahan Ibrahim Adil Syah II sejak tahun 1606 hingga tahun 1627 M secara ekslusif dan independen.[5]

Referensi

  1. ↑ Hansen, Waldemar. The Peacock Throne. hlm. 468. ISBN 978-81-208-0225-4.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. 1 2 Usmani, Ahmad Rofi' (Juni 2015). Jejak-jejak Islam: Kamus Sejarah dan Peradaban Islam dari Masa ke Masa. Yogyakarta: Penerbit Bunyan. hlm. 9. ISBN 978-602-7888-79-1.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ Michell, G., dan Zebrowski, M. (2006). The New Cambridge History of India (PDF). cambridge: The Press Syndicate of the University of Cambridge. hlm. 2. ISBN 0-521-56321-6.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ Cousens, Henry (1889). BIjapur: The Old Capital of the Adil Shahi Kings (PDF) (dalam bahasa Inggris). Pune: Orphanage Press. hlm. 12.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ↑ Hosamani, Ratnakar D. (2022). Adil Shahis of Bijapur: A Study on Their Contributions to Deccan Art and Heritage (dalam bahasa Inggris). Raleigh: Lulu Publication. hlm. 9–10. ISBN 978-1-387-44247-8.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan