Selasa, 03 November 2026
11:30 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Aconitum tauricum

Aconitum tauricum

Bagikan:
Aconitum tauricum
250px-Aconitum_tauricum_PID989-1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Ordo: Ranunculales
Famili: Ranunculaceae
Genus: Aconitum
Spesies:
A. tauricum
Nama binomial
Aconitum tauricum
Sinonim

Aconitum autumnale[1]
Aconitum eustachium[1]
Aconitum formosum[1]
Aconitum koelleanum[1]
Aconitum latemarense[1]
Aconitum multifidum[1]
Aconitum napellus subsp. formosum[1]
Aconitum napellus subsp. neomontanum[2]
Aconitum napellus subsp. koelleanum[1]
Aconitum napellus f. taurericum[1]
Aconitum napellus subsp. tauricum[1]
Aconitum taurericum[1]
Aconitum tauricum subsp. latemarense[1]

Aconitum tauricum adalah spesies tumbuhan berbunga dalam suku Ranunculaceae.[2][1] Beberapa sumber menyatakannya sebagai subspesies dari Aconitum napellus dengan nama Aconitum napellus subsp. tauricum.[3]

Persebaran

Bunga liar ini merupakan tumbuhan asli Eropa (Austria, Jerman, Rumania, Ukraina, Yugoslavia),[4] tempat ia tumbuh di wilayah alpin dan subalpin. Biotop yang dihuni meliputi padang rumput dan vegetasi herba yang tinggi.[2]

Deskripsi

Aconitum tauricum adalah herba tahunan yang tegak hingga merambat yang tumbuh dari rimpang. Rimpangnya tidak berbentuk bulat (globosa). Tumbuhan ini memiliki daun terbagi dengan urat daun seperti jaring yang tampak samar di bagian bawah (daun batang). Masa berbunga utamanya berlangsung dari Agustus hingga Oktober. Perbungaannya berbentuk malai dan sederhana atau bercabang dengan beberapa tandan samping.[2]

Perigonnya berwarna biru atau ungu. Tudungnya biasanya lebih lebar daripada tingginya. Tepal gundul di bagian luar. Tangkai bunga memiliki rambut kelenjar yang tegak, gundul atau hanya memiliki rambut kelenjar yang menonjol di bawah bunga. Brakteola linier gundul atau berbulu dan berukuran 3 hingga 7, jarang 2 mm. Daun nektar bisa gundul atau berbulu.[2]

Tumbuhan ini mencapai tinggi sekitar 0,8 m. Penyerbukan dilakukan oleh serangga (Bombus spec. dan lainnya). Buahnya berupa folikel seperti polong, benih yang matang berwarna hitam.[2] Aconitum tauricum beracun karena adanya alkaloid seperti akonitin.

Referensi

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Aconitum tauricum.
Wikispecies logo
Wikispecies mempunyai informasi mengenai Aconitum tauricum.
  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 The Plant List (KEW): Aconitum tauricum (03-05-2018)
  2. 1 2 3 4 5 6 Jäger et al.: Rothmaler - Exkursionsflora von Deutschland, Bd. 2. Aufl. 20, Spektrum akadem. Verlag.
  3. ↑ Templat:Flora Europaea
  4. ↑ Kew Science: Aconitum tauricum (03-05-2018)
Ikon rintisan

Artikel bertopik Ranunculaceae ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan