Kamis, 01 Oktober 2026
10:22 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh
Akapela

Akapela

Teknik musik tanpa instrumen

Bagikan:
Akapela
250px-Roskilde_Cathedrals_Boys_Choir.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Penampilan Akapela dari paduan suara Putra Katedral Roskilde
Sumber aliran
Sumber kebudayaanIbadah Yahudi dan Kristen
Alat musik yang biasa digunakanTidak ada
Subgenre
  • Musik pangkas rambut
  • Akapela perguruan tinggi
  • puirt à beul

Akapela (bahasa Italia:A cappella) adalah musik vokal yang dibawakan oleh seorang penyanyi atau grup penyanyi tanpa iringan instrumen alat musik. Istilah akapela awalnya dimaksudkan untuk membedakan antara gaya musik polifonik Renaisans dan konserto Barok. Pada abad ke-19, minat baru pada polifoni Renaisans, ditambah dengan ketidaktahuan akan fakta bahwa bagian vokal sering digandakan oleh instrumentalis, menyebabkan istilah tersebut berarti musik vokal tanpa iringan.[1] Istilah ini juga digunakan, jarang, sebagai sinonim untuk alla breve.[2]

Secara harfiah istilah musik akapela dalam bahasa Indonesia berarti "sesuai gaya kapel". Musik akapela berkembang sebagai musik religius Kristen, dan biasanya para pembuat instrumen musik sering menyebut Akapela sebagai suara orang yang bernyanyi saja dan untuk instrumennya mereka membuat sendiri menggunakan Aplikasi Komputer atau Ponsel cerdas, Suara mereka sendiri, atau alat musik mereka menggabungkan suara tersebut menjadi satu dengan akapela (suara orang nyanyi).

Ikon rintisan

Artikel bertopik lagu, musik, atau alat musik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai A cappella music.
  1. ↑ Holmes, William C. (2007). A cappella. Grove Music Online. Oxford Music Online. Diakses tanggal 21 September 2008.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Arnold, Denis, ed. (1998). "Cappella". The New Oxford Companion to Music. Vol. I: A-J. Oxford, UK: Oxford University Press. ISBN 0-19-311316-3.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan