Kamis, 01 Oktober 2026
01:43 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh

Abdullah bin Wahb ar-Rasibi

pemimpin awal Khawarij

Bagikan:

Abdullah bin Wahb ar-Rasibi (bahasa Arab:عبد الله بن وهب الراسبي; meninggal 17 Juli 658 M) adalah pemimpin awal Khawarij.[1] Abdullah berasal dari klan Bani Rasib dari suku Bani Azad.[2] Ia adalah salah satu Tabiin, orang yang mempelajari Islam dari seorang sahabat nabi Muhammad. Ia dikenal rajin beribadah dan sering bersujud, sehingga dijuluki dzu ats-tsafināt (ذو الثفنات; "pria berdahi hitam").[3]

Abdullah bin Wahb ar-Rasibi berperang di bawah Sa'ad bin Abi Waqqash dalam penaklukan Irak. Dalam perang saudara Muslim pertama, dia memihak Ali bin Abi Thalib dan berperang untuknya di Pertempuran Siffin (657). Dia menentang keputusan Ali untuk menerima arbitrase untuk mengakhiri perang saudara dan bergabung dengan para pemberontak, yang dikenal sebagai Khawarij dan berbasis di Harura, Irak. Mereka kemudian pindah ke Kufah, di mana para pemberontak memilih Abdullah bin Wahb ar-Rasibi sebagai amir (pemimpin).[3][4] Pada bulan Maret 658, mereka dikalahkan oleh Ali di Pertempuran Nahrawan (9 Ṣafar 38 Hijriyah). Abdullah terbunuh dalam pertempuran tersebut.[3]

Catatan

  1. ↑ Kenney (2006), hlm. 41
  2. ↑ Ibnu Hajar al-'Asqalani. Kitab al-Ishabah fi Tamyiz ash-Shahabah – Abdullah bin Wahb ar-Rasibi (dalam bahasa Arab). Vol. 5. hlm. 78. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2025-07-05. Diakses tanggal 2025-07-05.{{cite book}}: |website= diabaikan
  3. 1 2 3 Gibb (1960), hlm. 54.
  4. ↑ Kenney (2006), hlm. 41.

Bibliografi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan